Wednesday, December 09, 2009

Terima Pesanan

2 kata "Terima Pesanan" sepertinya sudah menjadi marketing jargon yang menyebar luas.

Tidak hanya dipakai oleh usaha kaki lima yang bernaung dibawah franchise-franchise tertentu, tapi juga dipakai oleh pengusaha kaki lima perorangan.

terima pesanan

"Terima Pesanan" biasanya dipakai oleh usaha kaki lima kulineri. Sekitar 5 tahun lalu, masih jarang gerobak-gerobak atau tenda-tenda yang memasang tulisan ini. Sekarang, hampir semua usaha kaki lima kulineri memasangnya. Perkara enak ga enak, urusan belakangan. Dengan memajang "Terima Pesanan" artinya menyiratkan kalau dagangannya banyak yang memesan.

Mestinya orang yang pertama kali memajang tulisan "Terima Pesanan" ini mendaftarkan hak patennya ke HAKI. Jadi, setiap pedagang yang memakai jargon ini wajib menyetor royalti "Terima Pesanan".

Sebetulnya, jargon TERIMA PESANAN tidak melulu kepunyaan pedagang makanan kaki lima. Blogger-blogger juga bisa MENERIMA PESANAN terutama pesanan menulis.

Anda suka dengan tulisan saya? Saya TERIMA PESANAN menulis kok. Yang penting harga cocok ^_^

Sunday, December 06, 2009

Tips berbisnis Ponsel ala Mafia

Bagi anda yang memiliki toko ponsel, bagaimana caranya supaya customer anda tidak merongrong dengan mengklaim ini itu, minta ganti rugi ini itu?

Caranya dengan mempersiapkan berbagai alasan dibenak anda dan tahan omelan. Misalkan, pelanggan anda ingin mengklaim memory card yang rusak karena anda telah memberikan memory card bodong kepada pelanggan anda.

1. Jika staf anda kebetulan sedang tidak masuk, tinggal beralasan, "Waduh... Staf saya sedang tidak ada, lagi pulang kampung, saya jadi tidak bisa bawain handphone anda ke tokonya karena ga ada yang jaga."

Kalau dibalas, "Ya udah besok aja."

Anda bisa balas lagi, "Ga bisa, pulang kampungnya ga tau sampai kapan."

2. Jika kebetulan staf anda hadir, tinggal beralasan, "Waduh... Toko yang saya ngambil memory card-nya udah ga tau kemana."

Kalau dibalas, "LAH, waktu beli kan enci ngambil dari laci..."

Anda bisa balas lagi, "Tetep ga bisa, Tokonya udah ga ada, udah pindah..."

Kalau dibalas, "Ga bisa... Pokoknya saya mau ganti."

Anda bisa balas lagi, "Tetep ga bisa, Tokonya udah ga ada, udah pindah..." Dan terus diulang-ulang.

Dalam berbisnis, tidak selamanya harus menjadi good salesman. Bad salesman perlu dijalankan supaya anda tidak rugi. Toh, pelanggan seperti diatas, jarang-jarang.

--
Tips ini didasari pengalaman saya sendiri di toko ini:

nusa ponsel merugikan

Kejadiannya: Sabtu, 28 November 2009

Kisahnya: Saya hendak menukar memory card HP saya yang rusak ke toko Nusa Ponsel yang ada di Pusat Grosir Cililitan karena setahun lalu beli disitu. Di bungkus Memory Card tertulis "Waranty 5 years", artinya garansi masih 5 tahun. Tapi ketika saya hendak meminta pertanggungjawaban si empunya toko, saya malah mendapatkan hasil yang mengecewakan. Si pemilik toko ogah menuker Memory Card saya dan beribu alasan dilontarkan supaya memory card saya tidak ditukar.

Friday, December 04, 2009

Butuh Orang Inovatif Untuk Nyemplung Ke Bisnis Dekorasi Kawinan

Ketika menghadiri resepsi pernikahan tetangga, saya sempat berucap kepada istri saya, "Ma, pelaminannya bagus yah. Modern minimalis. Semestinya tidak mahal..."

Istri saya hanya nyengir.

Selang beberapa minggu, iseng melihat kembali foto-foto di laptop, saya tersadar, dekorasi pelaminan yang sempat saya komentari itu sebetulnya tidak murah.

latar pernikahan

Kalau dilihat dari gambar diatas lalu kita hitung-hitung, jatuhnya malah mahal:

  • 1. Sewa Gorden yang puanjang. Walaupun cuma satu warna dan warna dasar, tetap saja jatuhnya mahal.
  • 2. Karangan bunga. Digambar, ada 5 karangan bunga. Dan itu juga tidak murah.
  • 3. Bunga ekstension. Supaya tidak terkesan kaku, diujung xxx ditambahi karangan bunga. Otomatis, biaya sewanya akan bertambah.
  • 4. Lampu kerlap-kerlip. Semestinya ini tidak perlu. Namun supaya makin enak dilihat, lampu kerlap-kerlip dirasa perlu. Otomatis, biayanya akan makin bertambah.

Konsep minimalis namun biaya tidak minimalis. Malahan maksimalis. Otomatis, harganya juga maksimalis x 2. Hmmm... Lumayan menggiurkan...

kesimpulan

Bisnis dekorasi pernikahan itu memerlukan inovasi yang tidak putus. Pemilik bisnis dekorasi perlu sering menggali konsep baru supaya bisa menjadikan pernikahan konsumennya adalah pengalaman yang tidak ada duanya. Dengan menjadikan pernikahan konsumennya adalah pengalaman yang tidak ada duanya, maka si konsumen akan tidak sungkan untuk mengeluarkan uang lebih demi pengalaman yang tidak ada duanya ini.

Wednesday, December 02, 2009

Burger King: Silahkan Membawa Minuman Dari Luar, Terima Kasih

burger king dan minuman

Bukan bermaksud promosiin Burger King. Tapi, tempat makan keluaran Mitra Adi Perkasa ini "terpaksa" saya sebut-sebut brand-nya tanpa saya minta ongkos iklan terselubung karena memang telah membuat saya senang. Senang karena ketika saya makan Burger hasil tuker 2 kupon keluaran sebuah minuman bersoda, saya tidak membeli minuman dari Burger King-nya, tapi bawa dari luar. So, what a big deal?

Yang menjadi a big deal, tukang sapu ataupun sekuritinya = cuek bebek ga peduli saya bawa minuman dari luar. Mungkin moto dari Burger King:

Terserah elu mo minum ape yang penting burger-nya ga beli dari luar.

Hehehe...

Kesimpulan

Semestinya, tempat makan fast food atau long wait food juga tidak rese seperti Burger King. Santai aja kalau konsumennya mau bawa makanan dari luar. Yang penting ada menu asli dan tergeletak di meja.

Memang sih, kalau restoran mempersilahkan konsumennya membawa minuman dari luar, keuntungan yang didapat akan menjadi lebih "lama". Minuman itu, boleh dibilang, sumber pendapatan yang lumayan besar. Margin penjualan minuman, kalau saya perhatikan disemua restoran/fast food, bisa lebih dari 100 persen. Tapi, hari gene mau cepet break event point?

Give me a break... Hari gene udah bukan waktunya untuk cepat cari untung. Hari gene adalah hari memikat pelanggan supaya tidak kabur kerestoran tetangga. So, membiarkan pelanggan membawa minuman dari luar adalah faktor kunci memuaskan pelanggan berkantong pas-pasan seperti saya, hahaha...

Selamat berbisnis!

Komentar Terbaru