activo | asset management system

Tuesday, February 27, 2007

Jalan-jalan ke Bandung (Part 2)


Jl Lengkong Besar No. 97
Print time : 10/2/2007
Guest Check
Tenderloin Stk Loc
1x 36.000
Sirloin steak local
1x 38.000
Nuansa romantis with candle light + Makan gelap-gelapan. (motong jadi susah bo…)
1x 0,-
Alunan live music yang indah (sampe sekarang masih kebayang lagu Leaving on the jet plane )
1x 0,-
Nonton siaran bola dilayar lebar (ga nyambung sama momen mau valentine, harusnya siarin film romance)
1x 0,-
Meja outdoor + Angin malam nan dingin. (untung ga ujan)
1x 0,-
Ditambah pajak dan service carge, Total : 83.435,- plus masuk angin.
Ga rugi lah.
I’ll be back someday.

Chinese Food & Sea Food Remaja Pecenongan

GA RELA! SUMPAH GA RELA!
Para pembaca bloger yang terhormat, satu pesan dari saya, Jangan pernah makan di rumah makan sea food Remaja di jalan Pecenongan depan BCA. Asli, pasti bakal kesel!!!

Jadi begini ceritanya, ketika sedang mencari-cari tempat makanan yang enak di daerah Pecenongan, saya dan selingkuhan tertarik dengan rumah makan “setan” food Remaja karena ramai sekali. Menurut logika, kalau tempat makan ramai, pasti enak toh. Saya parkir deh, trus masuk, pesen makan, tapi karena di menu ga ada harganya, takut mahal, saya hanya order udang pancet saos tiram + nasi. Sembari menunggu, saya merasa nyaman karena seorang pelayannya menunjukan tempat cuci tangan. Ia bisa tau kalau saya baru pertama kali kesini. Good costumer service lah. Udang sepiring pun datang. Cuma 6 biji. Namanya sea food, yang langsung di tes pasti kuahnya. Kalau kuahnya manyuss, selanjutnya bisa diterka, enak. Dan memang lumayan enak. Selesai makan, minta bill dan melotot. Satu porsi UDANG PANCET SAOS TIRAM RP 70.000 !!!
GOKIL!!! Ini mah bisa buat beli pizza meat lover cheese burst large...
Grrrrr…
Lain kali, biar pun di rumah makan yang bagusan, tanya dulu lah harga hidangan perporsinya berapa.

Asli, ga rela…

Monday, February 26, 2007

Jalan-jalan ke Bandung (Part 1)

Beberapa pekan lalu, jalan-jalan ke Bandung, ada 2 foto yang saya ambil dan melihatnya membuat saya tersenyum simpul.
Pertama, ketika di hotel, baru pertama kali saya liat stiker peringatan di toilet seperti ini :


Kedua, waktu jalan-jalan ke Tangkuban Parahu, nama saya terpampang di gerobak bakso :



^_^

Saturday, February 24, 2007

Humor Ala Gubernur [2]

Note : Klik tanda [+] untuk membaca senda-gurau selanjutnya.

Sutiloyo dan Fauzi Wowo sedang asik main catur berdua dilantai 2 kediaman Wowo.
Hujan sedang lebat saat itu. Setelah 2 jam hujan tak berhenti, Wowo berkata pada Bang Yo, "Pak, saya yakin besok pagi akan terjadi banjir."
"Hmm.. Kalo perkiraanmu salah?"
"Kalo perkiraan saya salah, mobil Camry saya di depan buat bapak."
"Ok, deal."
Ga lama, keduanya tertidur diatas sofa.
Esok paginya, Wowo terbangun dan menginjak air yang sudah menggenangi lantainya. Wowo pun langsung membangunkan Bang Yo. "Pak bangun, saya menang."
"menang apa?"
"Iya, saya menang taruhan tadi malam. Perkiraan saya benar khan, bakal datang banjir."
"Ya deh, lagian saya juga udah ga minat lagi, mobilmu sudah terendam. Tuh liat lantaimu."
"Ya ampun. Kita dilantai 2."
***

Setelah banjir yang menggenangi sebagian jakarta sudah surut akibat hujan yang panjang, bang Yo mengadakan rapat dadakan. Ia menanyakan apakah akan ada hujan lebat susulan. Lalu seorang staff ahli berkata pada bang Yo, "begini pak. Menurut penelitian, ada sebagian hewan yang memiliki insting apakah akan ada hujan lagi. Salah satunya kodok. Jika kita mendengar suara kodok setelah hujan, itu tandanya tidak akan terjadi hujan lagi."
"hmmm.. Ok."
Sepulangnya dari rumah, turunlah hujan. Tak lama, hujan tersebut berhenti, terdengarlah suara kodok. Tapi, ga lama suara kodok terdengar, air masuk kedalam rumah bang Yo. "Loh, kok banjir?" Langsung Bang Yo menelpon staff ahli tersebut.
"Eh, kata kamu kodok bisa menentukan apakah hujan akan turun lagi atau tidak. Kok malah datang banjir?"
"Kalau gitu, bapak harus mendengarkan suara kodok dari Bogor pak. Disana masih hujan."
"Sialan..."
***
***
Mengetahui bahwa di kota new york warganya dilarang menggunakan ipod selama menyeberang, bang Sutiloyo selekasnya menerapkan di Jakarta.
Di rapat, semua orang menyetujui peraturan yang diusulkan bang Sutiloyo.
Ketika diterapkan, satu orang tertangkap menggunakan earphone berwarna putih sambil menyebrang.
Polisi, "Pak, maaf. dilarang menggunakan ipod saat menyebrang."
Warga Jakarta, "Maaf pak polisi, ini mereknya bukan iPod, tapi Creative."
"Oh, baiklah, silahkan jalan."
***
Membaca berita pemerintah daerah di india menerapkan open source, Sutiloyo selekasnya mencoba menerapkan di Jakarta.
Di rapat, semua orang menyetujui peraturan yang diusulkan.
ketika sudah menyalakan PC, bang Sutiloyo kebingungan, "loh, microsoft Word-nya mana?"

Hard rock Bali

Jujur aja, dari SD sampai bulan november kemarin, saya ngebet banget pengen ke Hard Rock Jakarta. Tapi ga pernah ke sampaian. Maklum, kuper.
“Puas kamu, puas!!” (TM)
Dugem aja ga pernah.
"Wuuu... Ndesoo..." (TM)
Untung ada outing dari kantor, akhirnya kesampaian juga ke Hard Rock, walau bukan di Jakarta tapi HardRock Bali. Sekali lagi kaziannya, baru kali ini minum bir Heineken, hehehe… Dan itu pun dibeliin.
“Puas lagi kamu! Puas!!” (TM)


Hard Rock yang saya maksud ini sebetulnya Center Stage. Bukan hotelnya. Di center stage kita bisa nonton live music yang panggungnya ada ditengah-tengah ruangan. Posisi panggungnya tinggi, jadi kita bisa memandangi sepuas mungkin kaki indah penyanyi wanita.

Dua foto diatas diambil oleh rekan saya, Pak Toto.

***
“Puas kamu, puas!!” and "Wuuu... Ndesoo..." are trademarks by Tukul Arwana. All rights reserved.


Thursday, February 22, 2007

Headline News

Hingga Pagi ini diberitakan, Adi Wirasta, seorang programmer disebuah perusahaan IT berlokasi di Jalan Jendral Sudirman masih mengalami sakit diare.
Kasihan sekali nasibnya, banjir yang melanda Jakarta 3 pekan lalu, terkena diarenya baru sekarang.
Namun, berkat kegigihannya dalam bekerja, mengejar target proyek yang telah ditentukan, pada hari ini, Pak Adi dikabarkan telah masuk kantor.
Berita lainnya,
...
...
Sekian berita dari program Headline news,
Saya, Kania Sutisnawinata beserta tim Redaksi Metro Mini...
Eh maaf, maksud kami tim Redaksi Metro TV,
mengucapkan terima kasih atas atensi anda, selamat pagi.

Monday, February 19, 2007

The Lunar New Year Greeting

Fiuh...
Hari ini mantap kali. Dapat makan gratis lagi. Makan di JIC pula. Mewah! wah! (Kasian yah gue... kesannya miskin banget... ( emang! ))
Acara kali ini memperingati GONG XI FA CAI atau “The Lunar New Year Greeting”
Menurut senior2 yang bekerja di kantor saya, acara Imlek plus Lunch Together baru kali ini diadakan. Biasanya, dulu-dulu, setiap Sin Cia, cuma salaman, dikasih jeruk, trus kerja lagi. Kalau hari ini, semua pegawai dalam satu grup berbaris, ucapan selamat imlek dilakukan dengan " Kiong Hie" saja, ambil jeruk, trus makan2 di JIC. Wah, berarti saya beruntung sekali bisa kedapetan momen makan2.
***
Makan bebek dan ayam panggang.
Yiax...
Tapi lama-lama dikunyah jadi Enax.
Makan sup asem rasa kembang tahu. Yummy...
Trus makan hidangan utamanya, mie. Saya ga niat makan nasi. Soalnya mie itu melambangkan kesejahteraan yang tidak ada habisnya. Moga-moga.
Untuk teman-teman yang merayakan Imlek, Saya pribadi mengucapkan :

GONG XI FA CAI
Ang pau na li ?

Friday, February 16, 2007

Humor Ala Gubernur

Note : Klik tanda [+] untuk membaca senda-gurau selanjutnya

Ketika kemacetan di kota Jakarta mulai parah. Bang Sutiloyo mengajak rapat seluruh divisi.
Bagian tata kota, "pak, kita harus membuat underpass di jalan Jendral Kancil secepatnya."
Bagian keuangan, "tapi pak, dana untuk membuat underpass tidak ada."
Setelah terdiam agak lama, Bang Sutiloyo bicara, "gampang. ini, kita sudah punya 2 sekop."
Bagian tata kota dan keuangan heran, "Sekop?"
"Iya, kita tinggal minta tukang untuk mencangkul, masing2 dari sisi yang berlawanan."
Bagian tata kota, "lalu bagaimana jika masing2 tukang tersebut tidak bertemu pak?"
Sutiloyo, "kita akan mendapatkan 2 terowongan."
***


Ajudan Sutiloyo hampir mati. Sutiloyo berpesan, setelah mati nanti, dia harus memberitahu kembali kepada Sutiloyo.
Kemudian ajudannya pun mati. besok malamnya, Sutiloyo mendengar suara, "kaukah itu?" tanya Sutiloyo.
"Ya pak" jawab arwah ajudannya.
"Bagaimana, engkau senang tinggal disana?" tanya Sutiloyo.
"Senang sekali pak."
"Nah, sekarang kau ceritakan, seperti apa surga itu"
"Surga? Wah... disini masih macet pak. Padat merayap."

***
Bagian tata kota, "Pak, berdasarkan perintah presiden, kita harus membuat banjir kanal Selatan secepatnya."
Bagian keuangan, "Tapi pak, orang2 yang tinggal di jalur banjir kanal tidak mau tanahnya dibayar sesuai harga normal."
Sutiloyo, "hmmm.. sebentar, Budi, tolong ambilkan tas saya."
Bang Sutiloyo mengambil sebuah benda dari tasnya.
Bagian tata kota, "Apa tuh pak?"
Sutiloyo, "Nih, korek, ambil... katakan kepada mereka, rumahnya mau dibayar atau dibakar."


Monday, February 12, 2007

Banjir: Cipinang Indah

Mobil kelelep. Kasian banget...

Sekolah BPK Penabur yang berdiri megah diatas Danau Cipinang Indah...


Warga Cipinang Indah yang memandangi kompleks-nya abis terendam air coklat rasa ga karuan.

Danau Cipinang Indah. Taman Wisata Alam yang baru di Propinsi Jakarta.

Friday, February 09, 2007

Banjir: Cawang - Halim

Kolong Cawang yang jadi kolam pada hari Jumat malam.

Jalanan depan pintu keluar Komplek Angkatan Udara, Halim yang banjir pada minggu siang...


Daerah Halim yang masih banjir. Minggu siang. Tampak pengungsi yang tinggal sementara dibawah jembatan layang.

Arus Banjir yang cukup deras.

Banjir: SMU 8 dan Kawasan Manggarai

SMU 8, Hari sabtu siang, sebelum banjir besar.
Menurut info alumni 8, SMU 8 mengalami peningkatan, dari 5 tahun lalu yang kebanjiran sampai 1 lantai + semata kaki di lantai 2, sekarang menjadi 1 lantai + 1/2 lantai di lantai 2.

Warga kawasan bukit duri yang masih santai2...


Sungai ciliwung yang sudah mulai deras.

Warga yang menyaksikan sungai ciliwung di jembatan manggarai.

Banjir: Kawasan Wisma 46

Jalanan menuju Wisma 46 Jakarta Pusat melalui kelurahan Karet yang terendam. Hari sabtu pagi, sebelum big flood-nya datang malam harinya.

Lapangan parkir staff Lyman Group biasa saya parkir motor yang terendam...


Seorang pemuda bingung, "Wah.. gw musti muter nih.. cape deeee..."

"Duh... se pahalagi banjirnya... tuh yang foto2 tolongin nape..."

Wednesday, February 07, 2007

Pool In the street

Jalan Depan Rumah.

Seorang ayah beserta anaknya nekat menembus banjir...


Oh... Ternyata cetek.

... Mereka berhasil.

Maap.. foto2nya pas selesai ujan. Jadi genangannya udah surut.

Tuesday, February 06, 2007

Banjir is in the house

Garasi rumah. Kelelep.


Halaman belakang rumah. Hampir kelelep.

Nguras sambil foto-foto.

Halaman depan. Semata kaki.

Hotel tertinggi di Indonesia

Kalo jaman dulu, Hotel Indonesia paling bangga karena selain sebagai hotel tertinggi di Indonesia, tapi juga sebagai gedung tertinggi di Indonesia.
Sekarang, rekor gedung tertinggi dipegang oleh Ritz Carlton Jakarta.


Monday, February 05, 2007

Banjir Is Coming To Town [2]

Pintu air + terowongan manggarai minggu pagi 4/2 jam 9.30


Waduk kuningan area senin pagi 5/2 jam 8.30

Reported by : Muhammad Iman Syafaat

Friday, February 02, 2007

Over the Hedge


Suatu ketika, anda mendapatkan projek pengembangan software senilai 10 Milyar dari perusahaan manufaktur besar dan harus selesai selama 10 bulan dengan modul 10 buah.
Baru selesai 5 bulan, anda hanya bisa mengerjakan modul sebanyak 2 buah. Lalu diadakan meeting, dihadapan board Director, anda diminta harus bisa menyelesaikan projek 10 M tersebut dengan waktu tersisa 5 bulan kalau tidak, DP yang sudah diberikan harus dikembalikan.
Akhirnya, anda masuk ke kampus, lalu mengajak mahasiswa Ilmu komputer untuk mengerjakan projek sukarela dengan dibayar hanya 10 Juta. 10 mahasiswa tertarik mengerjakannya karena kenaifannya.
Setelah selesai, ke-10 mahasiswa itu mengetahui bahwa projek yang dikerjakannya senilai 10 M.
Cerita diatas hampir mirip dengan film over the hedge.
Anda adalah si RJ, the Raccoon (suara diisi oleh Bruce Willis), perusahaan manufaktur besar adalah si Vincent, the hibernating bear (diisi oleh Nick Nolte) dan mahasiswa adalah keluarga besar yang diasuh Verne, si kura-kura.

Komentar Terbaru