Monday, February 06, 2012

Ajaran Berbisnis dalam Alkitab

Tahukah anda bahwa Alkitab itu mengajarkan teori berbisnis yang universal?

Ajaran itu ada didalam Matius 25.

"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.
Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta.
Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.
Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
--

Apa yang sebetulnya diajarkan oleh Yesus mengenai perumpamaan ini? Berani mengambil resiko.

Memulai bisnis dan langsung mendapatkan laba 100% adalah perkara langka. Seperti dibagian ini :
Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.

Perumpamaan ini seperti berlebihan. Tapi sebagai ilustrasi, okelah. Karena poin penting dari perumpamaan ini sebetulnya adalah soal keberanian untuk melakukan eksekusi. Berbisnis, walaupun sudah memiliki planning yang bagus, tapi tidak berani untuk dieksekusi, sama juga bohong. Diperumpamaan ini, Yesus mengajarkan kita untuk berani mengambil tindakan. Berani mengambil resiko.

Nah, bagi yang tidak berani mengambil resiko, maka hukumannya adalah miskin.

Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas,
...
Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

Sunday, February 05, 2012

[TRAVEL] Bank BRI

Selama perjalanan dari Medan ke Siantar, bank yang sering saya lihat adalah Bank BRI. Hampir ditiap kota selama perjalan dari Medan – Siantar bahkan dari Siantar – Parapat - Tarutung, bank yang sering terlihat adalah bank BRI.

Dulu ketika hendak mencari kerja, cita-cita saya adalah bekerja di Bank. Dan melihat bank BRI yang memiliki cabang banyak seperti ini, membuat saya kagum dan tertarik untuk bekerja di bank BRI karena tertantang untuk memaintenance ribuan cabang hingga kepelosok-pelosok.

Saturday, February 04, 2012

Tips Meningkatkan Kunjungan ke Situs Berita: Gunakan Wikipedia

Jika anda sudah membuat situs berita yang keren, tampilannya menarik, modalnya pun mahal tapi kurang banyak dikunjungi, salah satu tips ini mungkin bisa dicoba. Okezone.com dan Kompas.com sudah memulainya.

Ok, langsung saja, tipsnya adalah anda ikutan menjadi penulis sukarela di wikipedia. Boleh yang bahasa indonesia boleh yang bahasa inggris. Disitu anda bisa membuat/menambahkan artikel-artikel profil kemudian dicatatan kakinya, anda bisa membuat tautan ke artikel disitus anda. Contoh :


--

Kenapa harus Wikipedia? Karena mesin pencari Google lebih mempercayai Wikipedia untuk tampil dihalaman pertama hasil pencarian. Ketika saya mencari “Valia Rahma” di Google, diurutan pertama adalah artikel Valia Rahma dari Wikipedia.

Jadi, tunggu apalagi. Silahkan dicoba.

Friday, February 03, 2012

Jasamargalive.Com, Situs Penting Bagi Pengguna Jalan Tol

Satu kalimat buat saya, “Kenapa baru sekarang tahunyaaaa…..???!!!”

Ternyata, Jasamarga punya situs live streaming jalan tol, www.jasamargalive.com . untuk versi mobil, bisa dibuka dari http://m.jasamargalive.com/ dan bisa dibuka dari handphone jenis apapun.

Aplikasi web yang sangat membantu buat pengguna jalan tol untuk menghindari macet dadakan (demo, kecelakaan, dsb).

Thanks God for this.

Thursday, February 02, 2012

Belajar budaya barat dan timur dari hypermarket Giant dan Carrefour

Jika anda sering berbelanja di hypermarket Giant, anda pasti akan mendapati barang-barang dagangan yang dihargai diskon dan yang didiskon tersebut adalah barang dagangan yang sebentar lagi akan expired. Lalu, jika anda juga sering berkunjung ke hypermarket Carrefour, anda akan jarang menemui barang yang didiskon karena akan expired. Di Carrefour, barang dagangan akan dihancurkan jika memang akan expired.

Dari sini, kita bisa melihat 2 budaya yang mencolok. Budaya apa? Budaya perlakuan barang sisa. Carrefour berasal dari Perancis. Sedangkan Giant berasal dari Malaysia. Sudah menjadi hal biasa, dinegara Melayu, atau dilingkungan kita sendiri, segala sesuatu kalau bisa tidak dibuang, ya jangan dibuang dulu. Almarhum bapak saya, sering mengomeli saya kalau makan nasi, harus habis. Tidak boleh sisa. Itu artinya, nasinya sayang kalau dibuang. Tapi kalau kita menyaksikan film-film barat, sering kita lihat sisa makanan yang dibuang saja ke tempat sampah, tanpa dihangati lagi lalu disimpan dilemari kulkas.

Budaya ‘sayang kalau dibuang’ oleh Giant memang bagus. Tapi hal ini bisa menjadi bumerang. Bumerang bagaimana? Boomerang bagi penjualan mereka sendiri. Jika Giant sering melakukan promosi seperti ini, bisa jadi karyawan-karyawannya akan ogah-ogahan bekerja untuk mencapai target. Karena kalau mencapai target, akan tidak ada barang yang tidak laku sehingga promosi diskon karena mau expired akan menjadi berkurang. Jadi, dengan mereka ogah-ogahan bekerja, maka akan banyak barang dagangan yang otomatis di diskon lalu mereka beli sendiri untuk keperluan keluarganya sendiri.

Wednesday, February 01, 2012

Google+ dan Hasil Pencariannya

Kelebihan dari Google+ adalah aplikasi sosial media ini terintegrasi dengan mesin pencari Google. Ketika saya iseng mencari “new york Fifth Avenue” di G+, langsung muncul web terkait dengan “new york Fifth Avenue”:


Disatu sisi, fitur ini cukup membantu untuk mencari info menjadi lebih luas. Tapi disisi lain, akan sedikit mengganggu karena menjadi tidak fokus. Menjadi tidak fokus karena menjadi terlalu ‘noisy’ alias terlalu banyak informasi tidak perlu yang sebetulnya kita Cuma mengharapkan dari profile/stream G+ saja yang kita cari.

Recent Posts

Komentar Terbaru