activo | asset management system

code.id

Tuesday, May 26, 2009

Kuatkan Hati Keluarga dan Saudara Supriyadi Dirgantara

5 orang datang ke kantor untuk diwawancara. saya diminta untuk melakukan tes teknikal oleh Ibu Erty, asisten manajer HRD. Kelima orang secara bergiliran datang ke meja saya untuk dites sebuah pertanyaan sederhana, membalikan angka 123 menjadi 321.

Kelima orang tersebut menjawab dengan cara yang berbeda.

Interviewee 1

Public Class Form1

Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
Dim s1, s2, s3 As String
If Me.txtTes.Text = "123" Then
s1 = Mid(Me.txtTes.Text, 3, 1)
s2 = Mid(Me.txtTes.Text, 2, 1)
s3 = Mid(Me.txtTes.Text, 1, 1)
MessageBox.Show("You're right : " & s1 & s2 & s3)
Else
MessageBox.Show("You're answer is wrong")
Me.txtTes.Focus()
End If
End Sub
End Class

interviewee 2

Public Class Form1

Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
Dim a, b As String
Dim c As Integer
a = TextBox1.Text
c = TextBox1.TextLength
Dim d As Integer

Do Until c = 0
b = b + Right(a, c)

c = c - 1
Loop
MsgBox("Tulisan anda " & b)
End Sub
End Class

interviewee 3

Public Class Form1

Private Sub Cmd_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Cmd.Click
Dim iText As String
Dim i As Integer
iText = ""
For i = 0 To Txt.TextLength - 1
iText = iText & Mid(Txt.Text, Txt.TextLength - i)
Next
MsgBox(iText, MsgBoxStyle.Information, "Test Aja")
End Sub
End Class

interviewee 4

Public Class Form1

Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
Dim str As String = TextBox1.Text
Dim str2 As String = ""
Dim i As Integer = str.Length
While i > 0
str2.Insert(i, str.Substring(i, 1))
i = i - 1
End While
MsgBox(str2)

End Sub
End Class

interviewee 5

Public Class Form1

Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
Dim i As Integer
Dim length As Integer
Dim str = TextBox1.Text
length = Len(TextBox1.Text)

For i = 0 To length
str = length - 1
MsgBox(str)
Next

End Sub
End Class

***

Tak pelak lagi, saya langsung menunjuk interviewee 4 untuk menjadi salah satu staf programer dikantor saya. Dia bernama Supri.

Selain memiliki logika yang bagus, pembawaan Supri sangat tenang. Ketika soal itu saya berikan dan diminta untuk diselesaikan selama 10 menit, Supri tidak langsung menunjukkan sikap grogi. Dia hanya senyum dan langsung mengerjakan soal tanpa basa-basi. Hasilnya? Saya kagum. Ternyata string memiliki method insert seperti ditunjukkan Supri pada saya.

Supri bekerja selama 1.5 minggu dikantor sampai istrinya memberikan kabar telah terjadi kecelakaan pada Supri. Saya cukup syok saat itu, mengingat kerjaan sedang padat. Terhitung tanggal 5 mei hingga kemarin, Supri masih berada dirumah sakit. Saya beberapa kali menelpon untuk menanyakan kabar.

Tak disangka, pagi ini, setiba dimeja kerja, teman sekantor langsung memberi kabar kalau Supri sudah meninggal.

Tuhan telah menunjukkan kalau pemanggilan-Nya tidak mengenal kapanpun. Saya merasa bersyukur telah diberikan kesehatan hingga saat ini. Tapi saya tidak tahu kapan Tuhan akan memanggil saya. Mungkin saja bisa besok, atau nanti 100 tahun lagi.

Entah harus berkata-kata apa lagi. Saya jadi kehilangan semangat bekerja. saya hanya bisa berdoa singkat, Ya Tuhan, kuatkan hati keluarga dan saudara Supri.

Friday, May 22, 2009

Manajer Terbaik Yang Pernah Menangani Saya

Manajer terbaik yang pernah menangani saya ?

Hmmm… siapa yah?

Oh, ada. Dia adalah manajer ketika saya bekerja di divisi IT Lyman Group. Disitu saya bertemu dengan sesosok wanita yang telah mengajarkan saya untuk bagaimana menjadi manajer tanpa sering marah. Hahaha...

Namanya Ibu Vitta dan hingga saat ini, saya selalu berusaha mengingat gaya kepemimpinannya untuk diterapkan dikantor saya.

Ada beberapa poin penting yang saya pelajari dari Ibu Vitta.

1. Fokus pada posisi pekerjaan. Ibu Vitta memiliki posisi sebagai project manager. Selama menjadi project manager, Ibu Vitta bukannya ogah untuk ikutan koding, tapi karena memang rolesnya lebih ke planning dan evaluation. Sedangkan execution: diembankan kepada saya dan teman-teman programer yang lain. Selama menjadi planner dan quality Control, Ibu Vitta sangat fokus dan boleh dikata, sangat menguasai medannya. Hal ini memang didasari oleh pengalaman kerja yang sudah cukup lama dibidang pengembangan software.

2. Open, bersahabat dan profesional. Selama saya menjadi bawahannya, saya sering diajak ngobrol masalah keluarga, masalah pacar, masalah anak dan obrolan-obrolan ringan yang tidak berhubungan dengan kerjaan. Tanpa saya sadari, apa yang dilakukan ini telah membuat saya merasa dekat dan jatuhnya, saya jadi menghormati beliau. Padahal. Banyak sekali manajer yang saya tahu dan karena sudah merasa diatas, sering sekali ogah ngajak ngobrol ke anak buahnya selain masalah kerjaan.

3. Delegasi dan ga banyak ikut campur. Seperti pada poin pertama, karena memang roles-nya adalah planning dan evaluation, Ibu Vitta memberikan kebebasan untuk melaksanakan tugas dan tidak terlalu banyak ikut campur, tanpa saya sadari telah membuat saya jadi lebih merasa betah bekerja. Banyak sekali manajer yang pernah bekerja sama dengan saya, terlalu ikut campur hingga ke urusan-urusan kecil. Walaupun merasa terbantu, terkadang, terlalu ikut campur malah membuat saya jadi risih dan merasa tidak berkembang.

4. Selalu mengkomunikasikan tugas dengan jelas. Ini poin yang sampai sekarang sulit untuk saya tiru. Mengkomunikasikan tugas dengan jelas, memang sulit, tapi kadang mudah. Tergantung situasi. Ketika load pekerjaan sedang tinggi, menjelaskan tugas dengan jelas dan tegas kadang malah membingungkan. Disini memang jam terbang sangat menentukan.

Itulah kira-kira poin-poin yang saya pelajari dari sesosok Ibu Vitta. Walau masih banyak juga kelemahan-kelemahan beliau yang tidak perlu saya ungkapkan disini, tapi kelebihan-kelebihan yang saya sebutkan diatas sudah cukup menjelaskan bahwa saya pernah dipimpin oleh manajer yang cukup baik.

Bagimana dengan atasan anda? Sebagus apakah beliau?

Thursday, May 21, 2009

TeamViewer: Kenapa Saya Baru Tahu Sekarang!

team viewer

Anda boleh bilang saya katro soal ini. Ya, saya baru berkenalan sama program remote komputer bernama TeamViewer. Selama ini, bicara tentang remote meremote komputer, yang saya kenal hanya Remote Desktop Connection dari Windows XP dan teman-temannya. Tapi, semenjak menangani kantor baru lalu mendapat kerjaan merawat software buatan orang luar, saya jadi berkenalan dengan software remote ini karena si vendor ogah sering-sering datang ke kantor saya, lebih baik update program langsung lewat internet. Internet?

Iya, teamViewer mengijinkan kita meremote komputer orang lain tidak hanya melalui jalur intranet, tapi juga melalui internet. Tidak hanya itu, TeamViewer juga memiliki fasilitas file transfer yang cukup bagus dan ada juga fasilitas chatting! Jadi kita tidak perlu repot kalau ingin berkomunikasi dengan partner diseberang kita kalau ada hal-hal yang ingin diomongin pada saat sedang terjadi koneksi.

Kelebihan lain dari TeamViewer, instalasi yang mudah. Berbeda sekali kalau kita memakai RealVNC. Instalasinya lebih ribet dibanding instalasi TeamViewer.

Selain soal instalasi, TeamViewer juga memberi jaminan akan keamanannya. Saya kurang tau metode enkripsinya seperti apa (dan memang tidak perlu tau). Yang pasti, TeamViewer menjamin keamanan koneksi karena memiliki metode sekuriti dan enkripsi yang terjamin. Amiiiieen…

Akhir kata, saya bukan bermaksud promosi. Saya hanya membagikan kebahagiaan saya karena sudah sangat terbantu oleh software canggih yang satu ini. Gratis pula!

Wednesday, May 20, 2009

Komputer Bekas, Mau Diapain Yah?

komputer bekas Salah satu divisi dikantor saya meminta saya untuk membuat rekomendasi peremajaan komputer yang sudah “tua”. Total komputer yang minta untuk diganti baru ada 4. Setelah mendapat pesanan tersebut, saya langsung berpikir, “Tar mau diapakan 4 PC yang sebetulnya masih bisa dipake?”

Keempat PC tersebut sebetulnya memiliki spesifikasi yang masih cukup lumayan. Prosesor Pentium 4 + memory: 256 MB. Dengan sedikit biaya menambahkan memory, saya bisa menjadikan komputer-komputer tersebut bisa layak pakai lagi. Tapi apa boleh dikata, implementasi ERP yang baru meminta spesifikasi komputer mesti yang handal. Karena selain menjalankan ERP, saya berencana akan mengimplementasikan Windows 2008 Active Directory Networking + Outlook 2007 untuk kolaborasi kerja.

Lalu saya bertanya kepada beberapa teman via Yahoo Messangger, enaknya mesti diapain komputer yang bakal masuk gudang. Ada yang bilang: Lelang. Ada yang bilang: Lu beli aja tuh komputer trus lu bikin warnet aja sendiri. Ada juga yang bilang: instal linux aja. Tapi kalau sudah diinstal linux, mau diapakan?

Lalu saya bertanya kepada google, dan saya mendapatkan artikel ataupun blog yang menyarankan untuk disumbangkan ke sekolah-sekolah yang membutuhkan. Disini saya terketuk. Apakah saya bisa melaksanakan tugas mulia ini? Keinginan untuk menjadi filantropis langsung muncul. Mungkin langkah pertama, saya harus memikirkan isi email yang harus saya buat kepada direktur untuk melancarkan gerakan mulia ini. Setelah itu, saya harus bersiap-siap menerima jawaban iya/tidak. Kalau tidak, saya harus mencari alternatif lain. Mungkin saya akan membuat warnet khusus karyawan karena dikantor saya, banyak supir truk yang tidak mendapatkan kesempatan untuk mengakses internet. Mungkin dengan kesempatan berinternet ria, login ke facebook, supir truk dikantor saya bisa bertemu dengan kawan lama dan taraf hidupnya bisa langsung meningkat kalau kalau diajak kerja ditempat yang lebih menguntungkan, hehehe…

Akhir kata, kalau anda jadi saya, apa yang akan anda lakukan terhadap komputer-komputer yang masih layak pakai tapi terpaksa harus masuk gudang?

Monday, May 11, 2009

Exchange Server 2007, Memang Untuk Perusahaan Berduit

Dikantor, saya lagi dihadapi masalah untuk upgrade mail server dari "anu" ke Microsoft Exchange Server 2007. Ngobrol punya ngobrol dengan teman sekantor, katanya Exchange Server 07 tidak bisa digunakan kalau client-nya adalah windows 98 atau windows ME. Sedangkan dikantor saya, pengguna windows 98 masih bejibun. Alhasil, untuk melancarkan planning kerja saya dalam tahun ini, saya berpendapat kalau pendapatnya hanya isapan jempol semata, karena client itu hanya membaca SMTP server, bukan exchange 2007 yang konon mesti diinstal di mesin 64 bit.

browsing punya browsing di internet dan tanya-tanya teman, ternyata memang benar. Permasalahannya bukan terletak pada soal membaca SMTP Server saja, tapi terletak pada bahwa windows 98 (disisi klien) yang tidak cocok untuk diintegrasi dengan Active Directory windows server 2008.

Kalau saya kutip dari e-book Definite Guide | Exchange Server 2007 – SP1 karangan Microsoft Innovation Center – UGM :

2.7.2 ACTIVE DIRECTORY DAN DNS UNTUK EXCHANGE SERVER 2007
Active Directory memegang peranan penting untuk pemrosesan email dari luar, dimana di Edge
Transport Server, saat sebuah enail datang dari internet, sebelum dilakukan pemeriksaan spam dan
antivirus email ini akan diperiksa apakah recipientnya terdapat di dalam directory. Edge Transport
menggunakan Edgesync, dimana seperti yan telah dibahas pada pembahasan sebelumnya, EdgeSync
merupakan sebuah tool yang memungkinkan sebagian dari data Active Directory diduplikasi secara
aman.
Selain itu active directory juga digunakan di hub transport server utnuk pemrosesan rules untuk
sebauh permintaan. Rule dapat dibuat berdasarkan seluruh konten Active Directory seperti user,
group, organizational unit, site, domain dan juga forest.
Berbeda dengan Exchange Server 2003, Exchange Server 2o07 tidak memiliki routing group terpisah.
Exchange Server 2007 mengandalkan Active Directory Sites untuk menentukan bagaimana
melakukan routing email dan menentukan bagaimana menentukan most efficient route.
Hub Transport server harus diinstal di setiap Active Directory Sites yang terdapat di Exchange Server
2007 server role lainnya.
Exchange Server 2007 tidak lagi menggunakan WINS untuk name resolution, tetapi menggunakan
DNS. Berbeda dengan versi Exchange sebelumnya yang masih menggunakan NetBios dan WINS.

2.7.2.1 PERSYARATAN ACTIVE DIRECTORY
Exchange Server 2007 sangat tergantung terhadap Active Directory. Karena itu desain active
directory yang baik adalah faktor penting yang menentukan keberhasilan implementasi Exchange
Server 2007 di perusahaan anda.
Exchange Server 2007 hanya dapat diinstal diatas Windows Server 2003 versi 64 bit, minimal
terintegrasi Service Pack 1. Karena kebanyakan system email sebelumnya, misalnya Exchange Server
2003 berjalan diatas perangkat keras 32 bit, maka proses upgrade dari Exchange Server 2003 ke
Exchange Server 2007 akan merupakan migrasi secara hardware, tidak ada proses in-place upgrade.
Selain dapat berjalan diatas Windows Server 2003 SP1, Exchange Server 2007 juga hanya dapat
diinstal pada domain dengan Functional Level Minimum Windows Server 2000. Hal ini berarti tidak
ada Domain Controller yang masih menggunakan Sistem Windows NT 4.0.

Memang Microsoft Exchange 2007 sangat tergantung pada active directory yang minimum windows server 2003 service pack 1 atau windows server 2008. Berhubung lisensi windows server kantor saya adalah server 2008, maka planning kerja untuk upgrade ke Exchange 2007 tertunda sampai semua klien dikantor diupgrade ke windows XP (doooh... lisensi lagi dah... Microsoft oh Microsoft... ^ ^;; )

Friday, May 01, 2009

Kacang Rebus Membahayakan?

kacang rebus

Saya ini maniak kacang rebus. Tapi akhir-akhir ini istri melarang saya makan kacang rebus lagi. Katanya mengundang banyak penyakit.

Sebenernya kacang itu kandungan lemaknya ga membahayakan. Hanya saja, kalau dirumah ada kacang rebus, trus istri saya meninggalkan Vanessa mungkin ke kamar mandi atau ke dapur, saya jadi suka lupa jagain Vanessa. Keasikan makan kacang rebus. Alhasil, sekali pernah, ketika lagi belajar merangkang, tiba-tiba Vanessa maju dan kejedot tembok, lalu bunyinya terdengar, dan saya sedang asik makan kacang rebus, anda tahu lah apa yang terjadi, hehehe... Maap yah Vanessa...

Kesimpulan: Kacang rebus membahayakan karena anda bisa lupa diri kala menikmatinya.

Komentar Terbaru