Showing posts with label basket. Show all posts
Showing posts with label basket. Show all posts

Thursday, August 21, 2008

Basket Yuk...

Buat pembaca blog ini yang doyan main basket, saya mengajak untuk ikutan bermain nanti sore jam 7 malam di lapangan ABC Senayan.
Biaya? Gretong alias gruatis. Dibayarin oleh Indosat. Bukan bermaksud promosi, tapi ini memang lapangannya karyawan Indosat yang bermain tiap kamis malam selalu kekurangan orang.

Nah, Jikalau ada waktu, tidak sibuk, silahkan kontak saya di adiwirasta(at)gmail.com atau di yahoo messenger: adiwirasta2001.

Nanti, setelah bermain, mungkin kita bisa ngobrol-ngobrol yang ga penting seputar blogging. Kenapa ga penting? Karena saya bukan blogger serius, jadi ngobrolnya jangan yang serius-serius.

Trus, bagaimana mengetahui saya yang katanya ganteng? Gampang, wajah saya bisa dilihat di sini.

- - -

Note: Kalau anda jadi ikutan, jangan minta sumbangan yah. Saya lagi bokek, hehe...

Thursday, June 19, 2008

Boston Celtics Juara NBA... OK Deee...

Betul banget. Bukan saya ga cinta LA Lakers, bukan. Tapi saya memang ga suka sama Kobe Bryant. Alasannya, dia pernah ngomong ke Shaq kalau LA Lakers ga bakalan juara kalau ga ada dia. Lah, Shaquille O'Neal jelas marah. LA Lakers dari jamannya aji_kiplik tuh kalau juara pasti karena ada Center yang tinggi menjulang, macam Kareem Abdul Jabar dan Wilt Chamberlain. Oh, beda cerita sama Chicago Bulls memang, hanya mengandalkan seorang Guard/Foward, the one and the only -> Michael Jordan dan Scootie Pippen, daaan bisa menjuarai NBA hingga 6 kali. Tapi Jordan adalah Jordan! GA ade duanye... Makanya, semenjak Kobe ngomong kalau LA Lakers ga bakalan juara karena ga ada dia, ok-ok-ok. Stop lah ngefans (dikit) sama LA Lakers. Yang memang saya hanya dan selalu ngefans sama siapa lagi kalau bukan klub rel kereta api alias San Antonio Spurs, dari jaman David Robinson out dari Navy Seals trus berlabuh ke NBA. (Maaf Magic Johnson. Saya suka anda dan tim anda dulu, tapi Kobe merusak semuanya).

Sekarang, Celtics kembali juara setelah terakhir kampiun tahun 1986. Fiuh... Jamannya Larry Bird yang kalau main mirip... mmm... Gue? Halah... ga deng...

Intinya adalah dengan kemenangan Celtics, saya seneng banget karena akhirnya opa-opa di NBA bisa juga merasakan juara. Si Opa itu siapa lagi kalau bukan Kevin Garnett. Semenjak dia bergabung NBA, dia ga pernah sekalipun nyentuh Final. Gilirannya nyentuh final, dia langsung merasakan juara. Oh... Sungguh menyentuh...

Garnett itu kalau main ga pernah neko-neko. Ada ruang kosong, shoot. Ada ruang sedikit kosong, shoot. Ga ada ruang, passing. Pokoknya asik mainnya, ga banyak gaya. Efektif dan garang. Defensifnya pun mantap. Enak dilihat. Defensif enak dilihat? Iya lah... Menjaga lawan juga butuh seni. Bagaimana memilih waktu yang tepat untuk melompat dan memblokir tembakan lawan. Bagaimana mencuri bola dari lawan sesama tiang(center). Bagaimana me-rebound bola dengan penuh semangat dan vitalitas, dan semua itu hanya ada di Kevin Garnett.

Ya, akhirnya Garnett bisa meraih apa yang patut dia dapat. Walaupun ada legenda NBA yang sangat saya sesali karena tidak bisa meraih juara seperti Patrick Ewing, John Stockton, Karl "The mail man" Malone, Charles Barkley dan tokoh-tokoh per-NBA-an yang nasibnya jelek gara-gara jatahnya disikat semua sama Michael Jordan dan Hakeem Olajuwon. Setidaknya, ada satu tokoh yang bisa meraih haknya yang tidak lain tidak bukan: Kevin Garnett.

***

Foto nyolong dari DetikSport. Maaf yah...

Monday, February 18, 2008

Minggu, 17 Februari

Jam 5 pagi, saya bangun. Lalu nyalakan motor untuk mengantar istri yang kebagian shift masuk pagi-pagi buta. Setelah mengantar, kembali tidur dan terbangun lagi jam 9 pagi, “Ha, jam 9? Waduh… NBA nih.”
Untungnya, ketika menyalatakan tv, footlocker 3 point shooter contest baru mulai. “fiuh…”

3 point shooter contest dimenangkan oleh Jason Kapono. Yang saya heran, kenapa dia memakai jersey Raptor? Kenapa dia dibuang oleh Miami Heat? Padahal dia jago sekali 3 point-nya. Apakah pelatih Miami Heat, Pat Riley terlalu gampang marah melihat pemainnya yang tidak perform bagus lalu dijual? Seperti halnya Shaquille O’Neal yang tidak perform lalu ditendang ke Phoenix Suns?

Kemudian, klimaks dari acara All Stars Weeks hari kedua dimulai->Slam-dunk contest. Dan kali ini, pesertanya 50% menyuguhkan atraksi bak pemain sirkus. Dan yang paling seru adalah aksi-aksi yang dilakukan oleh Dwight Howard. Berbadan besar, tinggi tapi memiliki sense of humor yang tinggi. Sudah lucu, didukung dengan senyumnya yang menawan. Sense of humor nya ditunjukan dengan atraksi-atraksinya yang memikat. Melompat tinggi dan berputar-putar diudara. Tidak takut terpentok dan menyuguhkan aksi yang membuat saya hampir terjengkang, "Gila nih orang."

Nyaris sempurna bagi Howard yang sukses mendapatkan skor sempurna dari lima juri di dua dunk pertama, sebelum kemudian didapuk jadi jawara oleh hasil voting dari para penyuka NBA. Persentase sebesar 78 persen diraih pemain dengan postur tinggi besar (tinggi 2,11 meter dan berat 120 kg) tersebut.

"Aku benar-benar ingin memenanginya untuk semua orang bertubuh besar, dan semua orang pada umumnya. Karena semua orang bilang aku tak bisa, dan aku percaya pada diri sendiri dan yakin bisa melakukannya. Itulah yang ada dalam benakku. 'Aku bisa jadi juara kontes dunk,'" ujar Howard seperti dilansir Yahoosport.

Setelah itu, saya buru-buru mandi karena harus menghadiri pernikahan salah satu blogger ngetop indonesia, Narpati. Diundang oleh ibundanya, Ibu Enny, saya berangkat naik motor dan tiba disana, disambut oleh tank-tank yang berdiri gagah. Kebetulan tempat pernikahannya di Museum Satria Mandala. Pengalaman pertama saya menghadiri pernikahan di Musium tentara.

Setelah bertemu dengan pengantin, makan, dan bertemu juga dengan Anjar Priandoyo (blogger seleb juga), saya pulang, dan...

tidur lagi, "Zzzz..."

Friday, June 15, 2007

San Antonio Spurs Juara NBA 2007


Spurs Akhirnya menyapu bersih Caveliers dengan skor 4-0.
Spurs sudah diperkirakan bakal menjuarai final NBA 2007. Dalam bermain basket, tidak hanya satu orang yang bermain, tapi 5 orang. Kalau dalam sebuah tim hanya mengandalkan pemain bintang, trus di trap(jaga ketat) habis-habisan, ya habislah tim tersebut. Kecuali pemain lain tangannya lagi wangi. Nge-shoot sambil balik badan bisa masuk. Itulah yang terjadi pada Cavaliers. Terlalu berpaku pada The King James.


Selain itu, Spurs memiliki cadangan yang kualitasnya mantap. Menurut mantan pemain basket Nasional, yang sering saya jumpai kala main basket hari kamis malam, Spurs memiliki pemain bagus hingga orang ke delapan. Contohnya, Bruce Bowen, Michael Finley, Fabricio Oberto.

Kemenangan Spurs membawa cerita tersendiri bagi veteran Michael Finley, 34 tahun. 12 tahun berkiprah di NBA, akhirnya merasakan juga title NBA. Selamat yah Om.

Biar bagaimanapun, harus diakui andil dari LeBron James. Masih 22 tahun sudah bisa membawa sebuah tim yang untuk pertama kalinya dalam sejarah franchise NBA masuk ke final. Luar biasa. Teman saya sudah memperkirakan, semenjak LeBron membawa Cavaliers masuk Final Wilayah tahun kemarin, LeBron pasti akan membawa timnya masuk Final. Dan ternyata benar. So, kita tunggu, apakah LeBron bisa membawa Cavaliers menjadi juara NBA? Kita lihat saja nanti.


Gila, ketek lo bau banget!


Mau main basket atau berjemur dipantai mas?


Tujuhbelasan masih lama Om...

Kategori

info (205) foto (133) komentar ga penting (128) fotografi (123) Technology (104) Kantor (95) website (88) blog (84) Jakarta (78) comic strip (75) bisnis (71) karir (51) suara hati (51) senda-gurau (50) wisata (38) Bekasi (37) Internet (34) manajemen (31) kuliner (22) selebritis (21) soccer (21) Navision (20) iklan (14) kasus (14) sql server 2005 (13) buku (11) Greeting (10) movie (10) komik strip (9) novel (9) programming (9) televisi (9) Banjir (8) VCD/DVD (8) kopi (8) Vanessa (7) billiard (7) hypermarket (7) bogor (6) kesehatan (6) rumah (6) old document (5) Terios (4) basket (4) guru (4) Axapta (3) bioinformatika (3) azure (1)

My Instagram