Showing posts with label bisnis. Show all posts
Showing posts with label bisnis. Show all posts

Sunday, April 25, 2021

Bank Mandiri, VUCA dan mindset Agile

Bank Mandiri, VUCA dan mindset Agile
---
Wow! Mandiri mulai meng-hire non core bisnisnya, orang-orang teknikal IT. Setahu saya, harus lewat pihak ketiga. Kini sudah menjadi karyawannya langsung.

Ini pasti sangat terkait dengan VUCA.
Volatility, 
Uncertainty, 
Complexity and 
Ambiguity

Dimana perubahan terjadi dengan cepat sehingga untuk membuat IT product yang sesuai dengan perubahan yang cepat ini, harus mengedepankan kecepatan dan product goal. Tidak lagi pakai cara tradisional: estimasi Timeline, negosiasi biaya, start development, testing, Go Live.

Artinya, mindset Agile sudah diterapkan di Bank Mandiri. 

Wow!

Tuesday, September 04, 2018

Punya apartemen nganggur? Mending?

Travelio.com ini bisa dibilang nyontek airbnb.com.

Tapi niatnya masuk ke ranah sewa kamar secara sosial digital ini, cukup berani dan tepat. Tepat karena memang belum banyak pemainnya.

Berani menggelontorkan dana besar untuk ikut pameran artinya sudah bisnis yang tidak kecil. Mengikuti pameran di lipppo mall puri bukan acara yang murah.

--
[Ads]
Bioglass dapat membersihkan racun di dalam tubuh, melancarkan sembelit, mempercantik kulit, menghindari pengeroposan tulang, serta menyembuhkan penyakit diabetes, sakit kepala, influenza, penyakit jantung koroner dan asam urat.

Untuk info selengkapnya, silakan klik link WA berikut ini :

Friday, May 18, 2018

Electronic Solution di Grand Galaxy Park tutup, dampak ecommerce banting harga?

Ya... Electronic Solution di Grand Galaxy Park, Bekasi sudah tutup, dampak ecommerce banting harga?

Bisa jadi seperti itu. Perilaku pembeli sekarang sudah pintar. Cek harga di toko online. Periksa penampakan di toko offline, lalu kembali ke toko online untuk belanja.

Ketika saya tanya ke resepsionis Grand Galaxy Park kenapa Electronik Solution tutup, dijawab tidak tahu. Mungkin malu kalau Electronic Solutions sudah tidak laku.

--
[Ads]
Bioglass dapat membersihkan racun di dalam tubuh, melancarkan sembelit, mempercantik kulit, menghindari pengeroposan tulang, serta menyembuhkan penyakit diabetes, sakit kepala, influenza, penyakit jantung koroner dan asam urat.

Untuk info selengkapnya, silakan klik link WA berikut ini :

Monday, May 07, 2018

Bisnis Cuci Mobil yang Tidak Seksi Lagi

Bisnis cuci mobil memang bisnis mudah. Punya lahan yang cukup untuk 3 mobil, sudah bisa memulai bisnis cuci mobil. Namun, akibat mudahnya proses bisnis mobil, membuat jasa cuci mobil didaerah Bekasi, mulai terbagi jatah konsumennya.

Beberapa tempat jasa cuci mobil di daerah Pekayon, Bekasi, sering tampak kosong. Terutama yang tidak memiliki tempat cuci kolong mobil.

Apakah bisnis cuci mobil mengalami sunset? Bisa dibilang begitu. Namun untuk mengembalikan bisnis ini kembali seksi, perlu dibuat terobosan terobosan baru agar orang mau kembali. mungkin bisa diberikan free coffee, free tea, free wifi atau apapun agar pelanggan bisa merasa nyaman.

Sunday, May 06, 2018

Naga Pasar Swalayan, Super Brand yang Low Profile

Di daerah pekayon, Bekasi, bisa dibilang, Naga Pasar Swalayan adalah supermarket terlaris beberapa tahun belakangan ini. Terkenal karena murah dan memang murah.

Penulis sering berbelanja di Naga supermarket karena dibanding Giant express Pekayon atau Carefour Revo Town, Naga adalah yang paling murah.

Kenapa Naga supermarket bisa murah? Karena Naga memiliki Term of Payment yang cepat. Hal ini membuat supplier berani memberikan harga lebih murah karena perputaran uangnya jadi lebih cepat.

--
[Ads]
Bioglass dapat membersihkan racun di dalam tubuh, melancarkan sembelit, mempercantik kulit, menghindari pengeroposan tulang, serta menyembuhkan penyakit diabetes, sakit kepala, influenza, penyakit jantung koroner dan asam urat.

Untuk info selengkapnya, silakan klik link WA berikut ini :

Tuesday, May 01, 2018

Fungsi dan Manfaat Kolam Ikan Koi di Mal mal Jakarta

Fungsi kolam ikan koi di Mal Summarecon Bekasi atau di mal mal lainnya terkadang membuat kita bingung. Dengan lahan yang tidak kecil, jika disewakan akan menghasilkan untung yang tidak sedikit.

Namun, pemilihan pengembang untuk membuat kolam ikan koi sebetulnya cukup tepat.

1. Keberadaan kolam ikan dapat membuat suasana mal terasa tenang. Dampak dari gerakan ikan koi yang tenang dan gemulai, dapat membuat pengunjung yang melihat jadi merasa nyaman.

2. Kolam ikan dapat menjadi atraksi sendiri buat anak kecil ketika diberi makan.

3. Mal menjadi lebih manusiawi alias tidak kaku apabila tidak hanya berupa bangunan saja. Mal dengan kolam ikan menjadi terasa lebih homey atau cozy.

Friday, April 27, 2018

Strategi Marketing TIKET.COM, tepat sasaran

Mendekati bulan puasa, TIKET.COM membuat strategi marketing yang cukup jitu. Dengan menempatkan iklannya di kereta, menurut saya mampu menangkap kebutuhan orang-orang yang hendak pulang kampung dengan moda transportasi umum mengingat kebanyakan pengguna commuterline adalah orang-orang kelas menengah.

Thursday, April 26, 2018

Fenomena GO FOOD dalam Disruption Restoran

GO FOOD semakin menggila. Besutan GO JEK ini bisa membuat pengusaha Restoran tidak segan untuk mengiklankan layanan antar menggunakan GO FOOD. Padahal apabila sales dari GO FOOD meningkat, mereka tidak perlu lagi buka restoran di mall karena biaya operasional di mall cukup tinggi.

Artinya, GO FOOD sendiri juga sedang berperang dengan pengelola MAL di Indonesia.

Wow!

--



Yuk! Lihat-lihat koleksi karpet dan sajadah disini:
www.ralali.com/v/bandarkarpet

Diskon 25% Restoran PHO 24 Tapi Tetap Sepi

Berbisnis itu memang tidak mudah. Menarik pelanggan baru juga tidak mudah. Membuat perhitungan diskon pun juga tidak mudah. Apa yang dialami PHO 24 dengan memberi diskon 25% ternyata tidak juga menarik pengunjung. Konsumen Indonesia terbiasa dengan diskon sangat miring.

Mungkin apabila diberikan diskon 50%, baru bisa menarik pelanggan baru datang ke Restoran PHO 24.

--



Yuk! Lihat-lihat koleksi karpet dan sajadah disini:
www.ralali.com/v/bandarkarpet

Saturday, July 15, 2017

CARA SUKSES BISNIS MAKANAN, ANDALKAN DELIVERY

Ingin sukses di bisnis makanan? Ga usah mikirin konsep desain yang menarik atau nyeleneh untuk menarik pengunjung. Caranya sebetulnya sederhana, kuatkan disisi pengantaran atau delivery.
Dengan bermodalkan brosur yang menarik dan harga yang terjangkau, dijamin bisnis makanan anda akan meningkat.
Ini contoh sederhana brosur yang bisa ditiru:

--

[Iklan]

Karpet Lantai Sakura Cendol Ukuran 150 x 200 Cokelat, cuma Rp 380.000

Karpet Lantai Sakura Cendol Ukuran 150 x 200 Biru, cuma Rp 380.000

Karpet Lantai Sakura Cendol Ukuran 150 x 200 Hitam, cuma Rp 380.000

Saturday, April 20, 2013

Pertaruhan besar planet superfood, Bekasi Square

Seperti biasa, setiap sore, anak saya selalu minta naik motor. Bosan pergi ke supermarket, saya ajak jalan ke mal. Ke mal Bekasi Square.

Di Bekasi Square, ada restoran baru. Namanya planet superfood. Saya cek harganya, standar. Standar mal di Jakarta. Standar warga jakarta menengah atas. Bukan untuk warga Bekasi sebagian besar.

Tempat yang dipakai berbisnis planet superfood ini sebetulnya riskan. Beberapa restoran gulung tikar dilapak yang digunakan planet superfood. Sebentar hidup sebentar mati.

Akhir kata, mudah2an saja sukses buat planet superfood.

Profesi ringan, duit lumayan: jaga pintu kereta ilegal

Hampir setiap hari, saat berangkat dan pulang kerja, saya melewati pintu kereta ilegal yang dijaga masyarakat setempat. Setiap lewat, saya suka mengintip ember cat yang berisi duit, ada banyak atau tidak. Kalau tidak, nantinya saya akan kasih. Tapi ternyata, ember catnya selalu terisi penuh.

Menjaga pintu kereta saja bisa menghasilkan duit yang ok. Saya jadi berpikir, cari duit itu sebetulnya tidak susah. Asal ada ide, eksekusi, rawat, beres deh...

Tapi untuk urusan pintu kereta, memang perlu beking. Dipintu kereta rawa bebek, pulo gebang ini, tertancap bendera FBR.

Saturday, March 30, 2013

Resiko ditanggung sendiri

Menghindari complain customer memang harus jeli. Sebetulnya ada banyak cara, namun terkadang suka dilupakan atau diabaikan. Ketika terjadi komplen, baru dibuat pengumuman.

Papan pengumuman yang dipasang di area bermain kfc ini sangat sederhana, namun ampuh untuk menghindari ganti rugi yang cukup besar.

Di bisnis logistik yang saat ini saya geluti juga sama. Namun masih banyak papan pengumuman yang belum dibuat sehingga masih banyak komplen dari customer yang sulit dihindari.

Bisnis content di rumah makan cepat saji

Bisnis rumah makan cepat saji semakin variatif dalam menawarkan jasa. Dengan tujuan boost profit, segala cara dilakukan. Seperti yang dilakukan kfc, mereka merambah layanan acara ulang tahun di restorannya. Simpel, namun menguntungkan.

Selain layanan ultah, kfc juga mencari untung dari musik.

Artinya, berbisnis tidak melulu sesuai jalur. Namun boleh out of the box.

Bisa dibilang, kfc menyadari kalau mereka adalah hardware dan perlu diisi software2 yang bisa meningkatkan sales hardware-nya. Seperti portal berita yang perlu diisi dengan content berupa berita, komentar, foto dll.

Luar biasa.

Saturday, March 10, 2012

Kayalan Punya Usaha Mengkonversi Artikel Kertas Jadi Artikel Audio

Melihat iklan ini:

Saya jadi kepikiran untuk membuka usaha mengkonversi artikel kertas menjadi artikel audio.

Bisnis ini sangat gampang. Seleksi calon karyawan yang memiliki suara enak didengar untuk menjadi narator. Cari kantor media cetak yang mau dinarasikan artikel-artikelnya. Itu saja.

Sekarang yang jadi pertanyaan, calon customer-nya ada atau tidak.

Hmm… kalau soal customer sebetulnya perkara bisanya kita ngebujuk calon pelanggan.

Lalu, jika sudah dapat customer, pasarnya ada atau tidak.

Hmm... pengguna blackberry atau smart phone sudah banyak. 

Tapi, untuk mendownload artikel audio caranya bagaimana? Harus buat situs sendiri atau nebeng ke portal yang sudah beken?

Calon customer mestinya pemilik media cetak yang beken-beken seperti Kompas dan customer seperti ini pasti punya portal.

Tapi, portalnya sudah ada modul untuk berjualan file audio tidak?

Ahk… pusing duluan jadinya…

Thursday, February 09, 2012

Pencabutan Perizinan Minimarket oleh Fauzi Bowo dan Sikap Kita

Berita mengenai Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta No.115 tahun 2006 tentang Penundaan Perizinan Minimarket di Jakarta dicabut, sungguh menarik.

Menurut Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, pencabutan izin tersebut merupakan kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislatif. Dengan demikian, keputusan itu harus segera ditindaklanjuti.

Dan menurut Asisten Perekonomian dan Administrasi DKI Jakarta Hasan Basri Saleh yang dihubungi oleh Detikcom, menegaskan pencabutan Ingub tersebut setelah melihat kebutuhan masyarakat akan minimarket semakin besar. Dan sebelum mencabut Ingub tersebut, Hasan mengaku telah melakukan survei permintaan pasar dan pelaku usaha.

Proses pencabutan ini mengundang pertanyaan. Yang jadi pertanyaannya, pelaksanaan survei permintaan pasar dan pelaku usaha, dilakukan oleh siapa. Kapan. Dimana.

Siapa. Jika dilakukan oleh tim internal Gubernur, artinya tidak objektif.

Kapan. Ya, kapan. Masyarakat tidak tahu.

Dimana. Survey dimana? Kalau dikomplek perumahaan orang kaya, wajar kalau mereka lebih memilih minimarket dibanding toko sembako.

Ada komentar-komentar yang menyiratkan bahwa Gubernur Jakarta disogok oleh pemodal besar/pemodal asing.

Es De

Pembatasan Minimarket Dicabut, Foke: Itu Kesepakatan Bersama : MENCERMINKAN PENGUASA HANYA MEMIKIRKAN PEMODAL BESR DAN KUAT, MENGANGGAP DAN MENGABAIKAN muntah  WONG CILIK muntah  WARUNG SEMBAKO KECIL YANG MODAL KECIL DAN LEMAH, YANG PADA AKHIRNYA WARUNG SEMBAKO KECIL TIDAK LAGI MAMPU BERSAING. MINIMARKET SELAIN MENJAMUR MASUK GANG GANG KECIL, BUKANYA JUGA 24 JAM, PEJABAT PEMERINTAH MEMENTINGKAN UPETI / SETORAN DARI PEMODAL BESAR

guest

demi mengurangi anaraki orang2 kalangan bawah maka masukanlah orang asing ke indon utk investasi sebesar besarnya. perbanyaklah mini market pula...dengan perbanyakan itu maka terjadilah persaingan...kalo yg tidak baik akan mati. itu cocok utk mendidik bangsa ini...karena tidak dimanja terus menerus dicekoki subsidi dan dibela terus...sdh saat nya bangkit....hiduppp fokeeee

--

Jika kita search di Detikcom, memang ada salah satu minimarket, yaitu Alfamart, diberitakan bahwa  alfamart sudah dimiliki oleh pemodal asing.

Rabu, 07/12/2011 12:47 WIB
Investor Asing Borong Saham Alfamart Rp 1,5 Triliun 

Investor asing memborong saham pemilik Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), senilai Rp 1,544 triliun. Sahamnya dibeli di harga Rp 4.500 per lembar.

Menurut data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (7/12/2011), transaksi dilakukan di pasar negosiasi yang difasilitasi oleh CIMB Securities (YU) selaku penjual dan Citigroup Securities (CG) selaku pembeli.

Transaksi hanya dilakukan satu kali di harga Rp 4.500 per lembar. Harga eksekusi itu setara dengan harga saham AMRT pada penutupan perdagangan kemarin.

Sebanyak 686.355 lot atau setara 343,177 juta lembar (9.9%) sahamnya diborong oleh investor asing tersebut. Hingga saat ini belum diketahui identitas investor asing tersebut.
--

Berita ini menunjukkan bahwa memang Alfamart sudah dimiliki oleh pemodal besar. Dan untuk membalikkan modal yang telah dikeluarkan dari pembelian Alfamart, maka segala rintangan yang bisa menghambat keuntungan, akan dilakukan oleh pengusaha/si investor asing termasuk membatalkan peraturan pemerintah.

Jadi, kemungkinan apakah Fauzi Bowo disogok, yang dirunut kebelakang dengan pembelian Alfamart sebesar 1,5 triliun pada 2 bulan yang lalu, adalah besar.

KESIMPULAN

Saat ini, apa yang perlu disikapi oleh kita?

Biasa saja.

Tidak perlu menolak ataupun mencaci maki pemerintah daerah Jakarta. Karena Alfamart pun sebetulnya banyak yang rugi.

Masyarakat Jakarta sudah sadar harga barang. Sudah banyak masyarakat Jakarta yang enggan membeli Cheetos di Alfamart karena harganya lebih tinggi dibanding di warung rokok. Jika di Alfamart harga Cheetos bisa 1.100,- di warung rokok hanya 1.000. Crossing margin yang dilakukan oleh Alfamart terhadap barang dagangannya lambat laun akan dimengerti oleh rakyat biasa dan mereka akan lebih memilih berbelanja ditempat yang harganya lebih murah. Jika harga beras di toko sembako lebih murah dibanding di Alfamart, maka orang-orang akan lebih memilih berbelanja beras di toko sembako. Jika harga kopi lebih murah di Alfamart, maka orang-orang akan lebih memilih berbelanja di Alfamart dan hal ini sebetulnya tidak berpengaruh terhadap penjualan toko sembako karena mereka bisa membatasi penjualan kopi.


Wednesday, February 08, 2012

Rafael Benitez dan Fernando Torres, Cermin Pemimpin dan Anak Buah yang Baik

Sepakbola itu bisa mengajarkan kita beberapa hal mengenai kepemimpinan. Dan satu hal yang bisa kita dapati mengenai pemimpin dan anak buah adalah bagaimana seorang pemimpin yang bisa masuk ke anak buah, akan membuat si anak buah menjadi hebat dalam pekerjaannya. Contoh dari hal ini adalah Rafael Benitez dan Fernando Torres.

Ketika Fernando Torres masih dipegang oleh Rafael Benitez, kita bisa melihat bagaimana beringasnya Torres dilapangan. Tapi ketika Benitez keluar dari Liverpool, Torres seperti kehilangan pegangan. Permainannya menurun. Diharapkan pindah ke Chelsea dengan mendapatkan perubahan, ternyata tidak. Torres tidak bisa menunjukkan apa-apa. Dulu, ketika Liverpool juara liga Champion 2005, John Ane Riise berkata, Rafael Benitez itu bukan hanya pelatih, tapi juga penyemangat atau motivator yang ulung. Lalu, ada komentar dari Xabi Alonso mengenai Fernando Torres yang tidak menunjukkan performa terbaiknya di Chelsea, menurutnya, dia bisa hebat di Liverpool karena Rafael Benitez bisa mensupport-nya, bisa menjadi ayahnya. Dan memang tidak heran mereka bisa kompak karena mereka berasal dari satu Negara yaitu Spanyol.

Dari contoh ini, kita bisa menyimpulkan, anak buah akan menjadi hebat kalau si pemimpin bisa merangkul. Mendukung dalam segala sesuatu. Jika si pemimpin bisa mengerti si anak buah, maka timnya/organisasinya akan menghasilkan sesuatu yang hebat.

Monday, February 06, 2012

Ajaran Berbisnis dalam Alkitab

Tahukah anda bahwa Alkitab itu mengajarkan teori berbisnis yang universal?

Ajaran itu ada didalam Matius 25.

"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.
Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta.
Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.
Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
--

Apa yang sebetulnya diajarkan oleh Yesus mengenai perumpamaan ini? Berani mengambil resiko.

Memulai bisnis dan langsung mendapatkan laba 100% adalah perkara langka. Seperti dibagian ini :
Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.

Perumpamaan ini seperti berlebihan. Tapi sebagai ilustrasi, okelah. Karena poin penting dari perumpamaan ini sebetulnya adalah soal keberanian untuk melakukan eksekusi. Berbisnis, walaupun sudah memiliki planning yang bagus, tapi tidak berani untuk dieksekusi, sama juga bohong. Diperumpamaan ini, Yesus mengajarkan kita untuk berani mengambil tindakan. Berani mengambil resiko.

Nah, bagi yang tidak berani mengambil resiko, maka hukumannya adalah miskin.

Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas,
...
Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

Thursday, February 02, 2012

Belajar budaya barat dan timur dari hypermarket Giant dan Carrefour

Jika anda sering berbelanja di hypermarket Giant, anda pasti akan mendapati barang-barang dagangan yang dihargai diskon dan yang didiskon tersebut adalah barang dagangan yang sebentar lagi akan expired. Lalu, jika anda juga sering berkunjung ke hypermarket Carrefour, anda akan jarang menemui barang yang didiskon karena akan expired. Di Carrefour, barang dagangan akan dihancurkan jika memang akan expired.

Dari sini, kita bisa melihat 2 budaya yang mencolok. Budaya apa? Budaya perlakuan barang sisa. Carrefour berasal dari Perancis. Sedangkan Giant berasal dari Malaysia. Sudah menjadi hal biasa, dinegara Melayu, atau dilingkungan kita sendiri, segala sesuatu kalau bisa tidak dibuang, ya jangan dibuang dulu. Almarhum bapak saya, sering mengomeli saya kalau makan nasi, harus habis. Tidak boleh sisa. Itu artinya, nasinya sayang kalau dibuang. Tapi kalau kita menyaksikan film-film barat, sering kita lihat sisa makanan yang dibuang saja ke tempat sampah, tanpa dihangati lagi lalu disimpan dilemari kulkas.

Budaya ‘sayang kalau dibuang’ oleh Giant memang bagus. Tapi hal ini bisa menjadi bumerang. Bumerang bagaimana? Boomerang bagi penjualan mereka sendiri. Jika Giant sering melakukan promosi seperti ini, bisa jadi karyawan-karyawannya akan ogah-ogahan bekerja untuk mencapai target. Karena kalau mencapai target, akan tidak ada barang yang tidak laku sehingga promosi diskon karena mau expired akan menjadi berkurang. Jadi, dengan mereka ogah-ogahan bekerja, maka akan banyak barang dagangan yang otomatis di diskon lalu mereka beli sendiri untuk keperluan keluarganya sendiri.

Monday, January 16, 2012

Pelayan Rice-Bowl dan Masakan yang Asin


Sudah pernah makan direstoran yang cukup beken tapi mendapati rasanya yang sangat asin? Saya sudah.

Pada hari jumat, 13 Januari kemarin, saya, istri dan anak pergi ke Rice-Bowl Family Restaurant di Bekasi Square untuk merayakan ulang tahun saya yang ke 32.

Saya pesan mie bebek (nama menunya lupa :-) , maaf) dan ketika mangkoknya datang didepan saya, saya cicipi, wuih… asinnya…

Yang menarik dari pengalaman saya ini bukan masalah masakannya, tapi bagaimana respon dari pelayannya.

Ketika saya tanya, kenapa masakannya asin, si pelayan menjawab, “O, itu bumbunya pak. Bumbunya yang mungkin berlebihan. Maaf ya pak.”

Respon permintaan maaf sudah cukup bagi saya. Dan ini kali pertama saya mendapati pelayan yang tidak gelagapan menjawab komplen ketika produknya tidak sesuai dengan standar.

Kategori

info (205) foto (133) komentar ga penting (128) fotografi (123) Technology (104) Kantor (95) website (88) blog (84) Jakarta (78) comic strip (75) bisnis (71) karir (51) suara hati (51) senda-gurau (50) wisata (38) Bekasi (37) Internet (34) manajemen (31) kuliner (22) selebritis (21) soccer (21) Navision (20) iklan (14) kasus (14) sql server 2005 (13) buku (11) Greeting (10) movie (10) komik strip (9) novel (9) programming (9) televisi (9) Banjir (8) VCD/DVD (8) kopi (8) Vanessa (7) billiard (7) hypermarket (7) bogor (6) kesehatan (6) rumah (6) old document (5) Terios (4) basket (4) guru (4) Axapta (3) bioinformatika (3) azure (1)

My Instagram