activo | asset management system

Tuesday, August 07, 2007

Bukti Teori Evolusi Darwin Dan Nyamuk Sialan

Tidak ada satu orang pun yang berpura-pura kalau kita mengetahui segala sesuatu mengenai asal muasal tapi tidak ada ilmuwan konvensional yang merasa tidak yakin, kalau organisme termasuk manusia, ada karena evolusi.(*)

Banyak organisme yang lebih banyak lahir daripada bertahan dan bereproduksi. Itulah sebabnya, akan ada perjuangan untuk eksistensi, dengan beberapanya berhasil, dan lainnya gagal. Semua ini berkembang menjadi semacam proses penampilan, atau yang Darwin biasa katakan, seleksi alam. Seiring waktu, hal ini menuju kepada berkembangnya evolusi.

Bukti langsung akan evolusi akibat seleksi alam berlimpah. Sebagai contoh, bila sekarang ini kita terkena infeksi, kita butuh lebih banyak penisilin daripada tahun 1940-an. Mengapa? Karena kuman yang dilawan oleh tubuh kita telah berevolusi; yang secara alamiah melawan penisilin, bertahan hidup, dan menyebar.

Dan satu contoh lagi, nyamuk dirumah saya. beberapa minggu terakhir ini, saya kedapatan susah sekali tidur nyenyak. Mengapa? Nyamuknya sudah mengalami evolusi akibat mereka sudah secara alamiah melawan obat nyamuk. Ketika kamar saya disemprot pakai Baygon, ternyata mereka masih bisa bertahan hidup. Lalu jam 1-5 pagi, mereka balas dendam dengan menyocol seluruh tubuh saya yang tidak terlapisi kain. Gara-gara ini saya jadi kurang tidur! Nyamuk sialan…

---

(*) Playboy Indonesia Juni 2006

5 comments:

  1. gigit balik aja Di...

    ReplyDelete
  2. "Ketika kamar saya disemprot pakai Baygon, ternyata mereka masih bisa bertahan hidup. Lalu jam 1-5 pagi, mereka balas dendam dengan menyocol seluruh tubuh saya yang tidak terlapisi kain"

    1. GiMaNa kaLo nGgaK usaH diseMproT aJa kaK, biaR tiDak aDa aksI baLas denDaM.
    2. coBa aJukan systeM simbIosis mutualisme biar sama-SaMa unTunG
    3. jaNgan sebuT merK
    4. coBa LapIsI tuBuh denGan kaIn..


    taPi nyamUk seKaraNg emaNg gedE-GeDe. aPa kareNa uDah keRumaH kaK aDi sebeLum ke RuMah saYa???

    ReplyDelete
  3. nyamuk belakangan ini tambah ganas.

    coba ya, abis maghrib, kami razia pake raket. ntar sebelum tidur, razia lagi. dan tengah malam, masih harus razia lagi. pagi-pagi bangun, dijamin masih ada aja nyamuk ndut-ndut

    bener-bener merusak kehalusan kulit

    tsk

    ReplyDelete

  4. @lia:
    ga disemprot?!!
    walah.. lia kebanyakan nonton kartun nih... Lebih baik dipukul pakai rotan daripada di gigitin nyamuk. :P

    @nyam:
    kulit mbak halus yah?
    boleh liat ga?
    hihihi...

    ReplyDelete
  5. Anonymous11:21 AM

    wew segitu simpelnya contoh anda pak.
    evolusi yang dikonsepkan darwin kan perubahan bentuk. kl anda ngambil contoh bakteri yg semakin kebal, itu hanya sebagian kecil variasi. seperti manusia, ada yg kebal ada yg ringkih terhadap penyakit. bakteri jg ada yg kebal, ada yg lemah.pinisilin mampu membunuh bakteri2 lemah, dan pada akhirnya berkurang jd tinggal yg kebal aj. tapi intinya g ada perubahan bentuk kan. bakteri tetap bakteri. nyamuk tetap nyamuk, g ada perubahan nyamuk jadi gajah.
    kl diteorikan selama evolusi trjdi seleksi alam, apa g dipikir, organ tubuh selama proses evolusi terbentuk bertahap, apa bisa tahan ama kondisi alam. simpel saja, mata terdiri atas sistem yg komplek.kl trjd perubahan scr bertahap, dijamin g akan berfungsi. jgnkan kena pengaruh seleksi alam, diem aja jg udah g bisa ngeliat kali.
    bener2 anda masi percaya teori di buku IPA jaman SD-SMA dulu???

    ReplyDelete

Komentar Terbaru