Saturday, March 24, 2007

7in1 competition strategy


Bukan, bukan. Saya bukan sales dan tidak bermaksud untuk promosi buku. Saya Cuma mau anda untuk berhati-hati dengan benda ini, 7in1 strategy. Before you think to buy this book, think the price.
{Ya iya lah…}

Apa itu strategi 7in1?

7in1 strategy atau 7in1 business competition strategy adalah kerangka kerja yang menitikberatkan pemantauan kinerja kompetisi dari waktu ke waktu. Indikator jelas tergambar dalam parameter kompetisi 7in1 yang meliputi: penjualan; pangsa pasar; awareness pelanggan; citra pelanggan; kepuasan pelanggan; loyalitas pelanggan; stakeholder value(lewat profit); dan pertumbuhan. Parameter inilah yang secara berkelanjutan menyuguhkan posisi dan kemampuan bersaing perusahaan dipasar.

Siapa pengusung konsep ini?
Yang jelas adalah penulis buku 7in1 strategy Toward Global Competitiveness, Dr. Kand. Handito Hadi Joewono, President Arrbey Consulting.
Tag line yang ditebar oleh Mr K.H.H. Joewono dalam mendagangkan konsepnya adalah
Kompetisi itu indah, jangan dimatikan. Biarkan kompetisi tetap hidup, bahkan tidak perlu mempermasalahkan kompetitor yang terus maju, asalkan kita jauh lebih maju.


Nah… (tidak mau berpanjang-panjang, cape ngetiknya), bagi Anda penganut Blue Ocean Strategy(termasuk saya), sepertinya buku karya Tuan K.H.H. Joewono itu bukanlah bacaan yang pas mengingat Anda mengusung konsep,
Untuk berjaya di masa depan, perusahaan harus berhenti bersaing satu sama lain. Satu-satunya cara memenangi kompetisi adalah berhenti berusaha memenangi kompetisi. [hal 20]

Lalu, dengan harga bukunya yang Rp. 99.000,-, lupakan untuk membelinya. Lebih baik buat beli beras 15 liter. (Maklum, yang nulis blog = programmer kere).
Dan, cukup melihat definisinya, kita bisa menerka bahwa strategi 7in1 hanyalah perumusan konsep-konsep yang sudah ada menjadi sebuah barang dagangan baru.

Kendati demikian, filosofi-fiosofi yang terkandung dalam strategi 7in1 tetap bisa menambah pemikiran kita dalam berkompetisi. Baik di low level management maupun di medium or top level managment.

Sumber :
1.majalah SWA edisi 25/XXII/30 November – 10 Desember 2006
2.W. Chan Kim & Renee Mauborgne, Blue Ocean Strategy.
Sumber gambar :
1.Mockbert (dari kata mocking Dilbert) atau Dilbert, karya Scott Adam.
2.Jay, karya John Zakour & Kyle Miller dari komik stripnya Working Daze.

1 comment:

Anonymous said...

tukang ketik..kirain jualan beras.udah baca bukunya kok kembali jadi profesional...jadi orang gajian terus nih ceritanya..klien gokil aja langsung lemot.Tukang ketik..ayo dong semangat...rencana pensiun umur berapa?..tanam padi sambil tanam pohon kelapa dong....
ok..TETEP SEMANGAT.

Kategori

info (205) foto (133) komentar ga penting (128) fotografi (123) Technology (104) Kantor (95) website (88) blog (84) Jakarta (78) comic strip (75) bisnis (71) karir (51) suara hati (51) senda-gurau (50) wisata (38) Bekasi (37) Internet (34) manajemen (31) kuliner (22) selebritis (21) soccer (21) Navision (20) iklan (14) kasus (14) sql server 2005 (13) buku (11) Greeting (10) movie (10) komik strip (9) novel (9) programming (9) televisi (9) Banjir (8) VCD/DVD (8) kopi (8) Vanessa (7) billiard (7) hypermarket (7) bogor (6) kesehatan (6) rumah (6) old document (5) Terios (4) basket (4) guru (4) Axapta (3) bioinformatika (3) azure (1)

My Instagram