activo | asset management system

Tuesday, June 19, 2007

Tentang fantastic four: Rise of the Silver Surfer

Nomat di Megaria, Jakarta Pusat, benar-benar menyenangkan. Tiketnya hanya 10 ribu! Tadinya harus memilih, mau nonton Ocean Thirteen / Shrek 3 / Fantastic four. Berhubung Fantastic Four ada Jessica Alba, maka keputusannya nonton Fantastic Four: Rise of the Silver Surfer.

Ada 5 pesan yang disampaikan oleh film Fantastic Four: Rise of the Silver Surfer. Sebelum kamu membacanya, pastikan sudah menonton filmnya. Tulisan ini ga bakalan lucu kalau belum nonton(Udah nonton juga ga bakalan lucu kok).

1. Jika kamu seorang superhero, pastikan tidak pernah memakai Jas Dolce & Gabana dalam situasi apapun. Karena kamu tidak akan pernah tahu kapan harus bertindak untuk melawan kejahatan dan membuang/membakar baju mahal tersebut.

2. Kalau kamu(cowo) berwajah seperti ini:

Mohon maaf kawan, jatah kamu hanya wanita buta.

3. Jika kamu niat untuk menikah di luar negeri, pergilah ke negeri Cina, karena tiba-tiba kamu akan menikah di negeri Jepang.

4. Kalau kamu punya pacar secantik ini:

dan seorang superhero, hati-hati dalam berbicara. Jangan sampai kamu salah ngomong. Bisa-bisa kamu akan dibekap dalam balon medan magnet.

5. Trik untuk menggagalkan acara pernikahan: Bawalah pager/handphone dan nyalakan saat pemberkatan nikah. Ketika akan pemasangan cincin, beri kode kepada teman kamu supaya pager/handphone kamu menyala.



6 comments:

  1. Aku berdebat dengan anakku...kenapa kok Jepang..anakku malah bilang Korea...dilihat pakaiannya.

    Komiknya lebih lucu..kata anakku juga (belum baca, walau udah disodori didepan mata). Gambar dalam komik, Sue bukan wanita seksi...di film tentu saja harus seksi dan menarik, untuk menarik minat penonton.

    ReplyDelete

  2. iya yah... bisa jepang bisa korea. ah, bisa aja tuh film.

    komiknya lebih lucu? wah bu, saya belum pernah baca. ga mampu beli komiknya. mahal.

    di film, Sue juga ga cantik2 banget kok. cuma aneh aja, kulitnya agak gelap dibanding wanita bule lainnya, tapi rambutnya pirang sepirang-pirangnya.

    ReplyDelete
  3. Woiiii......
    aku gak pernah bilang Koreaaaaa!!!!!


    Yang kubilang
    1. pas berantem itu di HK (padahal ternyata Shanghai.. hihihihihi)

    2. pas pernikahan, itu di Jepang (lihat kimono... atau lebih tepatnya Yukata)


    Kesimpulan:
    lain kali kalau ibuku mengatakan 'kata anakku', kemungkinan 100% mengalami deviasi dan 40 persen mengalami penyimpangan makna yang tak terampuni.

    Dan itu sudah dibuktikan dalam beberapa kasus.


    (sigh... Ibu... jangan merusak nama baikku dengan memberi informasi salah dong.. Gini-gini aku kan mantan moderator Pengetahuan Umum di ajangkita.com)

    ReplyDelete
  4. wah, ibu dan anak berantem dirumah orang. seru2. GA bakal diusir kok. hehehe...

    kutip: "kemungkinan 100% mengalami deviasi dan 40 persen mengalami penyimpangan makna yang tak terampuni. "

    Jangan gitu lah mas, ibu sendiri kok di bilang mengalami penyimpangan.

    Lalu, deviasi dengan penyimpangan bedanya apa yah ?
    definisi deviasi:
    Dalam statistika dan probabilitas, simpangan baku adalah ukuran sebaran statistik yang paling lazim. Singkatnya, ia mengukur bagaimana nilai-nilai data tersebar.
    Simpangan baku didefinisikan sebagai akar kuadrat varians. Simpangan baku merupakan bilangan tak-negatif, dan memiliki satuan yang sama dengan data. Misalnya jika suatu data diukur dalam satuan meter, maka simpangan baku juga diukur dalam meter pula.

    ---

    ajangkita.com? promosi nih. ga promosi juga sih, dah banyak membernya juga tuh. barusan cek.

    ReplyDelete
  5. Di rumah kami biasa kok berdebat sampai seru...dan kelemahan ibu adalah: pelupa terutama nama orang, juga lupa detil yang dibicarakan anak...hehehe ..tapi tetap sayang kok dengan anaknya. Buktinya? Nulis komentarnya didepan ibu.

    Silahkan mampir di blog anakku (kunderemp) dan adiknya: http://narpen.wordpress.com...nanti akan melihat perbedaannya, gaya tulisannya.

    ReplyDelete
  6. "penyimpangan tak terampuni".. jangan lupakan belakangnya.

    Banyak cerita lucu sih, apalagi bila sudah menyangkut informasi berantai dari mulut ke mulut. Mungkin suatu hari perlu cerita juga di blog neh..

    ReplyDelete

Komentar Terbaru