activo | asset management system

Monday, September 17, 2007

Kartun United - Hidup Dengan Senyum

Satu lagi, blog komik strip muncul ke permukaan. Namanya Kartun United. Tidak terlalu baru sih. Tapi kalau dilihat counter blognya yang masih dibawah 1000 hit, jelas bisa dibilang masih baru. Pemiliknya bernama Jujuk Suwandono asal Surabaya.

Kartun-kartun hasil Karya Suwandono benar-benar bagus. Semua hasil karyanya menggambarkan masyarakat kita secara umum. Ada yang menertawakan orang kaya, ada yang menertawakan orang miskin. Semua ditertawakan. Karena memang motonya "hidup dengan senyum". Artinya, bagaimanapun kondisi kita, mari menertawakan kita. Karena hidup ini cukup berat dan singkat(-Tukangketikisme-)

Selain itu, kartun milik Jujuk cukup baik karena konstan dengan 4 kolom. Membuat kartun dengan 4 kolom memang jauh lebih mudah dibanding membuat kartun 3 kolom seperti Dilbert, Garfield dan lain-lain karena dapat lebih mudah mengembangkan karakter dan cerita. Begitu juga dengan kata-katanya yang tidak terlalu banyak. Dengan begitu, pembaca kartun Jujuk tidak perlu mengernyitkan dahi jika terlalu banyak perbincangan. Mungkin ini trik dari Jujuk untuk menghindari pengkotakkan pembaca kartunnya supaya bisa dinikmati lebih banyak orang.

Tapi sebagai pemerhati komik strip, alangkah baiknya jika Jujuk mulai mencari ide untuk mengarahkan kartun-kartunnya ke tema tertentu. Jika kita melihat kartun Dilbert karya Scott Adams, tema yang dikembangkan selalu masalah situasi kantor, konflik atasan-bawahan dan hal-hal yang berbau teori manajemen terkini.

Selain mengarahkan kartunnya ke tema tertentu, alangkah baiknya juga Jujuk menciptakan tokoh yang konstan. Mengingat, menciptakan tokoh, dan banyak orang suka, akan lebih mudah untuk diingat dan juga diceritakan kepada orang lain. Contoh, kartun Beni & Mice di Kompas. Pembaca kompas akan jauh lebih mudah bercerita kepada teman-temannya ketika Beni & Mice membuat kekonyolan-kekonyolan didalam kartunnya itu. Satu keuntungan lagi jika sudah memiliki tokoh yang jelas, Jujuk akan memiliki merek dagang dan jika terkenal, dengan sendirinya banyak pengusaha-pengusaha ingin menjalin kerja sama untuk membuat merchandise si tokoh tersebut. Wow, that's a big money dude.

Terakhir, ini yang membuat saya suka dengan blog ini, Jujuk memberikan komiknya gratis! Seperti dibilang dalam blognya:
Diijinkan untuk mempublikasikan kartun yang ada dalam blog ini tentunya dengan etika untuk tetap menyebutkan sumber serta hak cipta.

Yippi Kay yeee... Ayo, rame-rame pajang komiknya Jujuk jika bersinggungan dengan tulisan kita ! Izinkan saya yang pertama:

3 comments:

  1. Wah.. karya arek suroboyo.. satu kota ama saya, sip deh ^^
    Btw, aku gak pernah bisa ngerti Dilbert.. mendign Garfield :)

    ReplyDelete
  2. asiiikkkk...segera meluncur ke sana!

    btw, mas, hidup memang berat. mau tau quote favorit saya?

    "it takes two to tango. you might slip, you might step on her foot, but as long as you two enjoy the music AND the floor, you will be alright" (venusisme)

    ReplyDelete
  3. @jie:
    Saya suka dua-duanya. Tapi lebih cinta Dilbert. Soalnya ada rasa dendam sama kantor. Jadi puas aja kalau ketemu guyonan yg ngeledekin atasan atau kebijakan2 kantor. Eh, diem2 aja yah. :D

    @Venus:
    Bu, bahasa Indonesianya apa?

    ah.. mungkin ini: Menari tango, injek-injekan. Kalau ga sakit, berarti kamu enjoy.

    Betul gag?

    ReplyDelete

Komentar Terbaru