activo | asset management system

Tuesday, March 01, 2011

Rancangan Bisnis Pembantu Rumah Tangga

Saya merasa kesulitan jika pembantu dirumah minta pulang atau minta berhenti. Mencari penggantinya susahnya minta ampun!
Lewat penyalur pun, sering kosong. Kebutuhan pembantu rumah tangga sangat tinggi terutama di JABODETABEK. Jika saya minta tolong saudara, sering dijawab tidak ada, mungkin saudara juga pada butuh. Jika saya tanya tetangga atau tukang ojek atau office boy dikantor, pada takut karena kalau si pembantu buat gara-gara, nanti si sponsornya yang disalahin. Serba salah... Disatu sisi kita butuh, disisi lain orang yang kerja kurang ajar.
Tapi, ngomong-ngomong soal pembantu, jadi terbesit untuk membangun bisnis penyalur rumah tangga. Namun, khusus penyalur ini, saya kepikiran untuk dibuat lebih profesional:
"Ada kontrak"
Didalam kontrak:
- Tercantum pekerjaan yang wajib dikerjakan
- Tercantum pekerjaan yang tidak boleh dikerjakan
- Tercantum pekerjaan yang boleh dikerjakan, boleh tidak

Jadi, perlakukan pembantu sama seperti Baby Sitter. Ada DO AND DON'T.
- Boleh ganti hingga 3 kali jika tidak cocok
Poin ini untuk mengurangi kerugian dari konsumen. PRT itu soal cocok - tidak cocok.
- Gaji 600 - 900 ribu.
Dan dengan gaji 600 - 900 ribu, saya jamin, ini bisa menarik minat orang daerah/kampung untuk bekerja jadi PRT dibanding kerja di Mal yang penghasilannya jauh lebih kecil jika dipotong makan dan tempat tinggal.
- Jika terjadi kekerasan fisik terhadap PRT, bisa diproses ke pengadilan
Poin ini untuk melindungi PRT sehingga ada jaminan keselamatan. Walaupun hanya gertakan, tapi lebih baik daripada mengurus ke JAMSOSTEK :)
- Maksimal kerja hanya 1 tahun. Setelah itu diganti
- Ada cuti buat si PRT

Poin ini untuk memberikan kenyamanan bekerja si pembantu. Terkadang, pembantu itu sering bosen, dan karena bosen, si pembantu suka cari alasan untuk keluar. Ketimbang si pembantu berbohong, lebih baik difasilitasi dengan rotasi pekerjaan.
--
Kesimpulan:
Rancangan bisnis PRT ini masih diangan-angan. Saya belum berani melaksanakan. Tapi ide ini menurut saya akan menguntungkan karena semua diuntungkan. Sehingga tidak ada lagi teriakan dari dalam rumah, "KAMU BRENGSEK YAH... KAMU NIPU SAYA... KATANYA MAU KERJA, TAPI BARU SATU MINGGU UDAH MINTA KELUAAR... KEMBALIKAN UANG SAYAAA...!!!"

Komentar Terbaru