activo | asset management system

Tuesday, March 20, 2007

Bisnis antar jemput

Membaca tulisan ini coto de kikil, saya jadi terinspirasi untuk mengetik tentang bisnis. Berhubung saudara saya ada yang memiliki usaha antar jemput hingga 3 mobil, mungkin saya bisa ceritakan sedikit tip untuk menjalankan usaha ini.
Artikel hanya terdiri dari : Perencanaan, Pemasaran dan Operasional.


Perencanaan
Untuk memulai bisnis antar jemput, kita perlu mengetahui budget penyediaan mobil. Kalau pas-pasan, kita bisa beli mobil bekas seperti Suzuki Carry lama tanpa AC yang cukup memuat banyak pelanggan. Tapi jika budgetnya agak banyak atau memang banyak, diharapkan kita mampu membeli mobil bekas yang ber-AC. Bisa Toyota Kijang, Suzuki Carry terbaru, atau mobil-mobil besar (Serena juga boleh). Kenapa harus ber-AC? Karena orang tua murid sangat concern soal ini. Sepengamatan saya, setiap orang tua murid yang mau memakai jasa antar jemput, selalu menanyakan soal AC. Kadang merek mobilnya juga ditanya.

Cari sopir yang bisa anda percaya. Ini sangat penting supaya bisnis lancar dan anda tidak sering sakit kepala.

Perencanaan terakhir, tentukan track dari usaha antar jemput kita. Hindari jalur-jalur macet. Seandainya memang harus melewati jalur tersebut, jadwal penjemputan harus dibuat lebih awal/pagi. Hal ini harus ditegaskan kepada orang tua murid supaya tidak terlalu lama menunggu nantinya.

Pemasaran
Setelah perencanaan selesai, mobil ada. Langkah selanjutnya? Buat kartu nama. Ini harus, wajib, kudu, penting ada. Berikut 3 kondisi dalam pemasaran antar jemput:
1. Jika anda seorang pegawai administrasi sekolah, ini sudah merupakan keuntungan bagi anda. Ketika berlangsung penerimaan Uang Pangkal sekolah murid baru, anda tinggal menawarkan kesetiap orang tua yang sedang membayar Uang Pangkal. Lagi tanda tangan kuitansi UP, sodorin deh kartu nama antar jemput anda.
2. Jika anda bukan seorang pegawai sekolah, tapi anda mempunyai kenalan pegawai administrasi sekolah, anda bisa minta tolong untuk ditawarkan jasa anda. Jangan lupa negosiasi komisinya. Biar sama-sama enak. Jangan lupa juga kartu nama.
3. Kalau anda tidak punya kenalan pegawai administrasi sekolah, anda bisa memasang iklan dipapan pengumuman sekolah. Tapi kalau ini rasanya kurang efektif, karena sudah pasti kuenya kepotong oleh 2 kondisi diatas.

Operasional
Dalam melaksanakan bisnis baru kita ini, perlu ada sedikit manajemen keuangan. Jadi tidak bisa sekedar terima pendapatan, bagi komisi ke supir, selesai. Tapi harus diperhitungkan semua pengeluaran. Bensin, tune up, service, petty cash, dll. Dalam hal ini, program kecil keuangan sangat dibutuhkan. Nah, kalau soal ini, bisa kontak saya di email : adiwirasta@gmail.com (Hahahaha… ada udang dibalik blog).
Pakai excel aja sudah cukup kok. Anda bisa mencari bukunya di toko buku tentang penerapan akuntansi menggunakan excel. Banyak yang ngarang.

Ok, sekian sekolah bisnis dari saya. Semoga bermanfaat dan semoga saya di kirimi email.

Note : Tulisan ini lebih tepat diimplementasikan di sekolah swasta.

3 comments:

  1. Terjun ke dunia bisnis emang perlu perencanaan mateng....(gak setengah mateng). Bisnis antar jemput.....high cost di pemeliharaan. Paling tidak sebulan bisa 3-4 kali masuk bengkel lho...(Ini kata temen lho...).

    Tapi, apa salahnya kalo dicoba. Ya gak?

    ReplyDelete
  2. wah, terima kasih atas masukannya. saya ga kepikiran tuh...

    ReplyDelete
  3. anisa8:34 AM

    Kalo gitu kalo dah pulang nanti mau bisnis kateringan saja deh..untungnya bisa dimakan bersama keluarga.

    ReplyDelete

Komentar Terbaru