activo | asset management system

Friday, December 04, 2009

Butuh Orang Inovatif Untuk Nyemplung Ke Bisnis Dekorasi Kawinan

Ketika menghadiri resepsi pernikahan tetangga, saya sempat berucap kepada istri saya, "Ma, pelaminannya bagus yah. Modern minimalis. Semestinya tidak mahal..."

Istri saya hanya nyengir.

Selang beberapa minggu, iseng melihat kembali foto-foto di laptop, saya tersadar, dekorasi pelaminan yang sempat saya komentari itu sebetulnya tidak murah.

latar pernikahan

Kalau dilihat dari gambar diatas lalu kita hitung-hitung, jatuhnya malah mahal:

  • 1. Sewa Gorden yang puanjang. Walaupun cuma satu warna dan warna dasar, tetap saja jatuhnya mahal.
  • 2. Karangan bunga. Digambar, ada 5 karangan bunga. Dan itu juga tidak murah.
  • 3. Bunga ekstension. Supaya tidak terkesan kaku, diujung xxx ditambahi karangan bunga. Otomatis, biaya sewanya akan bertambah.
  • 4. Lampu kerlap-kerlip. Semestinya ini tidak perlu. Namun supaya makin enak dilihat, lampu kerlap-kerlip dirasa perlu. Otomatis, biayanya akan makin bertambah.

Konsep minimalis namun biaya tidak minimalis. Malahan maksimalis. Otomatis, harganya juga maksimalis x 2. Hmmm... Lumayan menggiurkan...

kesimpulan

Bisnis dekorasi pernikahan itu memerlukan inovasi yang tidak putus. Pemilik bisnis dekorasi perlu sering menggali konsep baru supaya bisa menjadikan pernikahan konsumennya adalah pengalaman yang tidak ada duanya. Dengan menjadikan pernikahan konsumennya adalah pengalaman yang tidak ada duanya, maka si konsumen akan tidak sungkan untuk mengeluarkan uang lebih demi pengalaman yang tidak ada duanya ini.

Komentar Terbaru