activo | asset management system

Monday, April 04, 2011

Kecolongan Galon di Komplek Rumah Baru

tukang-air-isi-ulang

Tepatnya Sabtu, 26 Maret kemarin, saya kecolongan 2 galon aqua. Kejadiannya seperti ini. Pagi, jam 9, saya menelpon tempat isi ulang dekat rumah mengambil 2 galon Aqua untuk direfill. Saya jelaskan alamat saya dan si tukang isi ulang berkata iya iya. Jam 11, saya telpon orang rumah menanyakan apakah sudah diisi ulang, ternyata belum. Berhubung saya sibuk, saya diamkan dulu. Siang jam 2, saya kembali telpon orang rumah. Dan dijawab, sudah. Sudah diambil jam 1 siang. Hati tenang tapi sedikit dongkol, kenapa ditelpon jam 9 baru diambil jam 1 siang. Pulang kerumah jam 3, saya cek, kok galon belum ada. Tanya si mbak, kok galon belum dikembalikan. Dia jawab, "Ga tau, tadi sih sudah diambil. Tapi ga ngerti kenapa belum balik-balik. Tadi sih ada yang lewat, dia bawa motor dan ada galon di belakang, kita kasih ke orang itu." Saya bingung, kenapa bisa ngambil tapi tidak bisa ngembaliin.

Lalu, saya jalan ke tempat isi ulang langganan. Saya samperin, kenapa belum dikembalikan galonnya. Lalu dijawab, "Kita tidak ngambil kok. Soalnya kita tadi kurang jelas dengan alamat yang bapak bilang." Nah loh... Dalam, hati, siapa yang dikasih oleh orang rumah ke tukang isi ulang?

Setelah tanya kebeberapa tempat isi ulang air dekat rumah, mereka tidak ngambil galon ke komplek saya.

Kejadian ini saya ceritakan ke orang tua. Dan kata orang tua saya, tinggal dirumah baru, risiko ditipu orang memang cukup tinggi. Jadi, harus hati-hati. Tambahan pesan dari orang tua, selain ditipu harta, "Kamu juga harus hati-hati terutama dengan anak-anak. Harta bisa dicari, anak tidak."

Komentar Terbaru