activo | asset management system

Monday, November 30, 2009

Toko Harga Bulet, Jaminan Tidak Ada Kembalian Permen

toko bulet

Membuka toko grocery skala kecil mestinya mencontoh Circle K. Setahu saya, ketika berada di Bali, harga-harga di Circle K itu selalu bulet alias kelipatan 500.

Entah kenapa, Alfa Mart dan Indomaret hingga hari ini tidak mau berubah untuk mengikuti cara jualan Circle K. Padahal, sudah banyak orang yang teriak-teriak karena merasa gerah dengan kembalian berupa permen(termasuk saya).

Mungkin, alasan utama Alfa Mart dan Indomaret untuk tidak melakukan perubahan harga berupa kelipatan 100/500/1000: Harga menjadi tidak kompetitif.

Beberapa waktu lalu, ketika makan siang di pertokoan Taman Modern Cakung, saya menemukan toko grocery skala kecil yang memiliki harga kelipatan 500. Toko yang berupa satu buah ruko dan bernama Saroja ini memiliki desain interior yang mirip dengan Alfa Mart ataupun Indomaret. Walaupun tidak selengkap kedua toko franchise yang lagi populer itu, melihat harga yang bulet-bulet membuat hati jadi tentram. Tentram karena saya tidak akan mendapati kembalian berupa permen.

Kesimpulan

Jika anda hendak membuat toko kelontong yang akan head to head dengan Alfa Mart ataupun Indomaret, ataupun berjualan barang non grocery, mungkin harga bulet-bulet perlu menjadi pertimbangan. Memang harga tidak menjadi kompetitif. Tapi, dengan konsumen tidak mendapatkan kembalian permen, otomatis kenyamanan si konsumen dalam berbelanja tidak terganggu.

Komentar Terbaru